Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Uang Palsu Menurun, BI Klaim Pengawasan Makin Efektif

📅 Kamis, 14 Mei 2026, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus Uang Palsu Menurun, BI Klaim Pengawasan Makin Efektif Doc: ANTARAHO-Oky Lukmasyah
Ket. Ilustrasi- Acara pemusnahan uang palsu di Tegal, Jateng, belum lama ini.

JAKARTA – Menurunnya jumlah temuan uang palsu menunjukkan efektivitas pengawasan dan penguatan sistem keamanan transaksi keuangan yang dilakukan otoritas terkait.

Kondisi ini juga mengindikasikan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengenali ciri keaslian uang rupiah melalui edukasi yang terus digencarkan.

Selain itu, perkembangan transaksi digital turut berkontribusi mengurangi peredaran uang palsu karena penggunaan uang tunai secara bertahap mulai berkurang di sejumlah sektor transaksi.

Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan karena pelaku pemalsuan uang cenderung mencari celah baru untuk memanfaatkan rendahnya literasi masyarakat di beberapa daerah.

Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah temuan uang rupiah palsu menurun dalam tiga tahun terakhir, dari rasio 5 piece per million (ppm) atau 5 lembar per 1 juta uang beredar pada 2023 menjadi 1 ppm pada April 2026.

“Ppm itu piece per million, berarti 5 lembar per 1 juta uang yang beredar. Itu turun, sekarang hingga mendekati 1 (ppm). Jadi setiap 1 juta yang beredar, ditemukan 1 uang palsu,” kata Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali di Kantor Pusat BI, Jakarta, Rabu (14/5).

Ricky mengatakan, uang rupiah semakin sulit untuk dipastikan seiring dengan penguatan kualitas, baik bahan uang, teknologi cetak, dan unsur pengaman yang semakin modern.

Menurutnya, capaian atas penurunan tren temuan uang palsu ini juga tidak lepas dari sinergi dan koordinasi yang erat dari berbagai unsur Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) yaitu Badan Intelijen Negara, Kepolisian Negara RI, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Keuangan, termasuk juga Mahkamah Agung dan Pengadilan Negeri.

Ricky menyebut peningkatan kualitas uang rupiah mendapat pengakuan dunia, salah satunya tercermin dari penghargaan Uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2022 sebagai Seri Uang Terbaik (Best New Banknote Series) pada IACA Currency Awards 2023.

Kemudian, penghargaan untuk Uang Rupiah kertas pecahan Rp50.000 TE 2022 pada bulan November 2024 yang meraih peringkat ke-2 dunia untuk pecahan yang paling aman dan yang paling sulit dipalsukan di dunia (World’s Most Secure Currencies) dengan 17 unsur pengaman canggih versi BestBrokers.

Sebagaimana mandat langsung Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan menjaga keamanan masyarakat bertransaksi menggunakan uang rupiah, Ricky menegaskan bahwa bank sentral berkomitmen mendukung penuh seluruh upaya pemberantasan uang rupiah palsu.

Komitmen ini diwujudkan melalui pemberian klarifikasi atas uang rupiah yang diragukan keasliannya, yang diwujudkan melalui pemeriksaan oleh tenaga ahli maupun uji laboratorium.

Ricky menekankan, masyarakat memiliki peran yang semakin vital dalam mencegah peredaran uang rupiah palsu. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan semakin paham dalam memastikan keaslian uang rupiah kertas melalui metode "3D" yakni dilihat, diraba, dan diterawang.

Selain itu, BI juga mengimbau masyarakat untuk selalu merawat uang rupiah dengan baik agar tetap mudah dikenali keasliannya. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan langkah “5 Jangan”, yaitu jangan dilipat, jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremas, dan jangan dibasahi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Suka banget sama imbauan ini karena memang ketenangan ...
    terimakasih bapak panglima,TNI siap menjaga keamanan masyarakat INdonesia
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Menko PMK Pratikno Bantah R...

Dinkes: Wabah ISPA Ancam Dua Kota di Provinsi Banten

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dinkes: Wabah ISPA Ancam Du...

Gelaran Liga Super Akan Dihadiri Penonton Tandang

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelaran Liga Super Akan Dih...
Nasional
KAI Beri Promo Diskon Tiket...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.