Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Berikut Prediksi dan Jadwal Sidang Isbat

📅 Rabu, 13 Mei 2026, 18:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Berikut Prediksi dan Jadwal Sidang Isbat Doc: Antara
Ket. Petugas mengamati hilal dengan teropong.

JAKARTA - Umat Muslim di Indonesia mulai mencari informasi mengenai jadwal Hari Raya Idul Adha 2026 atau 10 Zulhijah 1447 Hijriah.

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah yang disusun Kementerian Agama Republik Indonesia, Idul Adha 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Tanggal tersebut diperkirakan selaras antara pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.

Meski demikian, pemerintah menegaskan penetapan resmi Hari Raya Idul Adha masih menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar pada 17 Mei 2026.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad mengatakan sidang isbat menjadi forum musyawarah yang mempertemukan pemerintah, organisasi masyarakat Islam, ahli falak, dan astronomi untuk menentukan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah.

“Sidang isbat merupakan forum musyawarah yang mempertemukan pemerintah, ormas Islam, serta para ahli falak dan astronomi dalam menetapkan awal bulan Hijriah,” ujar Abu Rokhmad di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut dia, penetapan awal Zulhijah dilakukan melalui integrasi metode hisab atau perhitungan astronomi dan rukyat atau pengamatan hilal.

Data hisab digunakan untuk memprediksi posisi hilal, sedangkan rukyat menjadi konfirmasi melalui pemantauan langsung di berbagai titik pengamatan di Indonesia.

“Pendekatan ini memastikan keputusan yang diambil tidak hanya berbasis data ilmiah, tetapi juga terkonfirmasi melalui pengamatan lapangan,” katanya.

Rangkaian sidang isbat akan diawali seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi dari Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Setelah itu, panitia menerima laporan rukyatul hilal dari berbagai wilayah Indonesia sebelum Menteri Agama memimpin sidang penetapan resmi.

Berdasarkan data awal, posisi hilal disebut telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS dengan tinggi hilal di atas 3 derajat dan elongasi lebih dari 6,4 derajat sehingga secara teori memenuhi syarat imkan rukyat.

Meski demikian, Kementerian Agama menegaskan data tersebut masih bersifat prediktif dan belum menjadi dasar penetapan resmi.

“Hasil sidang isbat nantinya akan diumumkan melalui konferensi pers sebagai rujukan bersama bagi umat Islam di Indonesia,” ujar Abu Rokhmad.

Sementara itu, berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang digunakan Muhammadiyah, awal Zulhijah 1447 Hijriah diperkirakan dimulai pada Senin, 18 Mei 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

03 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.