Peluang Bisnis, Tangerang Memerlukan 35.000 Hewan
📅 Selasa, 12 Mei 2026, 09:25 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
TANGERANG – Ada peluang usaha. Untuk Idul Adha Tangerang memerlukan 35.000 hewan. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Banten memproyeksikan kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha mencapai 35.000 ekor.
Jumlah tersebut diprediksi mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan periode sama pada tahun sebelumnya mencapai 32.936 ekor kurban yang dibutuhkan masyarakat.
"Tahun ini diperkirakan naik menjadi 35 ribu ekor untuk ketersediaan kebutuhan hewan kurban itu," kata Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKP Kabupaten Tangerang, Joko Ismadi di Tangerang, Selasa.
Dia menyatakan, berdasarkan data pada tahun 2025 ketersediaan hewan kurban sebanyak 32.936 ekor. Dimana, jumlah tersebut meliputi, 8.367 ekor sapi, 66 ekor kerbau, 4.410 ekor kambing, serta 20.093 ekor domba.
"Kalau dari data tahun 2025 ketersediaan hewan kurban itu sekitar 32.000 ekor. Ketersediaan puluhan ribu ekor hewan kurban tersebut berasal dari 635 lapak pedagang hewan," ucapnya.
Ia menuturkan, pihaknya memperkirakan sekitar 35.000 ekor hewan kurban yang disiapkan pada Idul Adha tahun ini dengan estimasi kenaikan mencapai 10 persen.
"Estimasi nambah sekitar 10 persen persediaan hewan kurban di tahun ini, soalnya ada beberapa tambahan lapak pedagang," jelasnya.
Joko menambahkan, puluhan ribu hewan kurban di Kabupaten Tangerang berasal dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia.
"Yang banyak itu memang dari daerah Jawa Timur, kemudian Lampung, Bima, Bali, Tasik, Cianjur dan Garut," tutupnya.
Dia menyebut, untuk memastikan hewan kurban layak, maka pihaknya bakal melakukan pengawasan terhadap titik lokasi penjualan hewan yang ada di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Selain itu, kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan juga akan dilakukan berupa pemeriksaan administrasi dan fisik. Petugas nanti akan mendatangi hewan kurban tersebut.
"Pastinya kita akan selalu memantau dan memeriksa kelayakan hewan kurban itu melalui pengecekan kesehatan," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!