Jelang Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban di Tangerang Lebih Selektif Soal Kesehatan Ternak
📅 Selasa, 12 Mei 2026, 18:50 WIB | Oleh: Tim PenulisTANGERANG – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, para pedagang hewan kurban di Kabupaten Tangerang mulai memberi perhatian lebih pada kualitas dan kesehatan ternak yang mereka jual.
Tidak hanya mengejar jumlah penjualan, para pedagang kini juga lebih selektif memastikan sapi maupun kambing dalam kondisi sehat, cukup umur, dan layak dijadikan hewan kurban.
Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan pembeli sekaligus memberi rasa aman kepada masyarakat saat memilih hewan kurban.
Di tengah meningkatnya permintaan jelang Idul Adha, faktor kesehatan hewan menjadi perhatian utama karena masyarakat semakin sadar pentingnya membeli ternak yang sudah melalui pemeriksaan kesehatan.
Para pedagang pun berupaya menjaga perawatan hewan, mulai dari pemberian pakan hingga kebersihan kandang, agar kondisi ternak tetap prima sampai hari penjualan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita tanggung jawab sama konsumen. Makannya dijaga, kesehatannya juga diperhatikan," kata pedagang domba di Jalan Pemda Tigaraksa, Sarkam (53) di Tangerang, Selasa (12/5).
Ia memastikan, kualitas pakan ternak yang diberikan secara rutin dengan berkualitas. Selain itu, pemeriksaan kesehatan dari pemerintah juga dilakukan menjelang Idul Adha tahun ini.
Bahkan, katanya, antisipasi kemunculan penyakit sudah dilakukan sejak hewan yang berasal dari luar kota menuju lapak penjualan di Kabupaten Tangerang dengan dicek kesehatannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Biasanya ada pemeriksaan kesehatan juga dari pemerintah," ucapnya.
Meski demikian, Sarkam mengaku, untuk penjualan hewan saat ini belum seramai tahun sebelumnya karena dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat.
"Kalau sekarang mungkin faktor ekonomi, jadi penjualannya belum terlalu ramai," ujarnya.
Ia menyebut, di tengah ketidakpastian penjualan, pihaknya menyediakan sekitar 60 ekor domba untuk dijual selama musim kurban.
Dijelaskan, harga hewan domba yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp6 juta tergantung ukuran dan bobot hewan.
"Pembeli biasanya mulai ramai mendekati Hari Raya Idul Adha atau sekitar sepekan sebelum pelaksanaan kurban," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!