Jelang Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban di Tangerang Lebih Selektif Soal Kesehatan Ternak
📅 Selasa, 12 Mei 2026, 18:50 WIB | Oleh: Tim PenulisSementara itu, pedagang sapi di Pasar Kemis, Fadli Saputra mengaku penjualan sapi tahun ini justru mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun lalu.
Dia menyediakan hampir 300 ekor sapi yang didatangkan dari Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, terdiri dari sapi ras Bali, Bima, hingga sapi peranakan.
"Kalau tahun ini penjualan cukup bagus. H-1 bulan Idul Adha penjualan sudah hampir 80 persen. Dijual mulai dari Rp14 juta hingga Rp40 juta, tergantung ukuran dan bobot sapi," jelasnya.
Untuk menjaga kondisi sapi tetap sehat selama di kandang, Fadli menerapkan pola perawatan khusus, mulai dari pemberian pakan hijauan seperti rumput gajah dan lamtoro hingga suntikan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh hewan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pas baru datang biasanya kita kasih pakan hijauan dulu, lalu diberikan vitamin supaya kondisi sapi tetap sehat sampai waktu penjualan," kata dia.
Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah memproyeksikan kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi mencapai 35.000 ekor.
Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKP Kabupaten Tangerang, Joko Ismadi memprediksi, bila kuota hewan saat ini mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya mencapai 32.936 ekor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan data, pada 2025 ketersediaan hewan kurban sebanyak 32.936 ekor. Di mana, jumlah tersebut meliputi, 8.367 ekor sapi, 66 ekor kerbau, 4.410 ekor kambing, serta 20.093 ekor domba.
"Kalau dari data tahun 2025 ketersediaan hewan kurban itu sekitar 32.000 ekor. Ketersediaan puluhan ribu ekor hewan kurban tersebut berasal dari 635 lapak pedagang hewan," ucapnya.
Ia menuturkan, pihaknya memperkirakan sekitar 35.000 ekor hewan kurban yang disiapkan pada Idul Adha tahun ini dengan estimasi kenaikan mencapai 10 persen.
"Estimasi nambah sekitar 10 persen persediaan hewan kurban di tahun ini, soalnya ada beberapa tambahan lapak pedagang," ungkap Joko.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!