Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sempat Menghebohkan, Beruntung Hantavirus Kulon Progo Negatif

📅 Senin, 11 Mei 2026, 04:50 WIB | Oleh:
Sempat Menghebohkan, Beruntung Hantavirus Kulon Progo Negatif Doc: ist
Ket. hantavirus

KULON PROGO – Sempat heboh dan membuat cemas warga, beruntung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan kasus suspek hantavirus pada seorang warga setempat telah dinyatakan negatif berdasarkan hasil laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Pada tahun 2026 ini memang ada suspek hantavirus, tetapi hasilnya sudah keluar dua hari lalu dan hasilnya negatif," kata Kepala Dinkes Kulon Progo Susilaningsih saat dikonfirmasi pada Minggu.

Menurut dia, salah satu warga Kulon Progo, yang sebelumnya diduga terkena penyakit hantavirus, telah menjalani pemeriksaan laboratorium Kemenkes dan diklarifikasi oleh Dinkes Kabupaten Kulon Progo dan Dinkes Provinsi DIY.

"Iya, (hasilnya) negatif. Ini informasi dari Kemenkes, Dinas Kesehatan DIY sudah klarifikasi ke pusat. Jadi di Kulon Progo tidak ada kasus di manusia yang positif hantavirus," kata Susilaningsih.

Meskipun hasilnya negatif, masyarakat di Kabupaten Kulon Progo tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko penularan penyakit zoonosis tersebut, terutama terhadap tikus yang menjadi perantara penularan hantavirus.

"Ya, karena memang sebagai perantara virus itu hewan pengerat, seperti tikus. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk berperilaku hidup bersih dan sehat," jelasnya.

Susilaningsih menambahkan apabila masyarakat setelah beraktivitas di sawah atau mengikuti kerja bakti lingkungan, maka harus membiasakan diri untuk mencuci tangan memakai sabun supaya bisa mematikan kuman atau bakteri yang terbawa.

"Selalu terapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan kebersihan di lingkungan agar tikus itu tidak masuk ke rumah, sehingga penularannya bisa dicegah. Kan penularan bisa lewat luka, kencingnya tikus, dan sebagainya," katanya.

Dinkes Kulon Progo juga mengimbau masyarakat untuk selalu menutup makanan-makanan di rumah, membersihkan perindukan tikus yang ada di sekitar rumah.

Menurut dia, berdasarkan data pada 2025, kasus hantavirus pertama kali ditemukan di DIY pada enam orang dengan kasus positif dari surveilans sentinel rutin. Enam pasien itu sembuh, tidak ada kasus kematian, serta tidak ditemukan kasus lainnya.

Sementara itu, di awal 2026 hingga saat ini belum ditemukan laporan kasus positif hantavirus dari sentinel rutin yang telah diperiksa laboratorium.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.