Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen PPPA Sebut Kebun Perempuan Bisa Dongkrak Kesejahteraan Desa

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Wamen PPPA Sebut Kebun Perempuan Bisa Dongkrak Kesejahteraan Desa Doc: Dok Humas Kementerian PPPA
Ket. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menegaskan program Kebun Pangan Lokal Perempuan memperkuat ekonomi keluarga. Model pemberdayaan berbasis pangan lokal tersebut membuka jalan bagi perempuan menjadi penggerak kesejahteraan desa.

“Ini adalah sebuah terobosan pengetahuan lama yang dimiliki mama-mama bisa hidup kembali dan diwariskan kepada anak dan cucu. Sekaligus menjadi jalan memperkuat keluarga dan meningkatkan kesejahteraan desa,” kata Wamen PPPA Veronica Tan dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (10/5).

Menurut Veronica, perempuan bukan hanya berperan domestik, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi desa berkelanjutan. Ia menilai pengelolaan sumber daya lokal membuka peluang perempuan menjadi penggerak utama kesejahteraan keluarga dan desa.

“Ketika perempuan diberikan akses mengelola lahan, manfaatnya bukan hanya dirasakan keluarga, tetapi juga lingkungan dan generasi mendatang. Perhutanan sosial memberi ruang bagi perempuan untuk mengelola alam secara lestari sekaligus produktif,” ucap Veronica.

Ia menjelaskan, kolaborasi bersama Kementerian Kehutanan, pemerintah daerah, dan Yayasan Bambu Lingkungan Lestari menjadi fondasi penting pemberdayaan perempuan. Kerja sama itu mendorong pelestarian hutan berjalan seiring dengan penguatan ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.

“Kolaborasi lintas pihak menjadi fondasi penting agar pemberdayaan perempuan berjalan seiring pelestarian hutan. Langkah ini juga memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka ruang ekonomi berkelanjutan bagi perempuan desa,” kata Veronica Tan.

Sementara itu, Kepala Desa Watu Galang, Ferdinandus Mboli, menyebut kehadiran Wamen PPPA memacu semangat perempuan mengembangkan kebun pangan desa. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi motivasi besar bagi mama-mama untuk bekerja maksimal menyukseskan program tersebut.

“Kehadiran Bu Wamen menjadi motivasi besar bagi mama-mama di desa kami. Khususnya dalam bekerja lebih maksimal menyukseskan kebun pangan perempuan ini,” kata Ferdinandus Mboli. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Harga Cabai Rawit Rp85.500/Kg, Telur Ayam Rp28.350/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp85.500/...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.