Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS akan Evakuasi Warganya dari Kapal Pesiar Hantavirus

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 14:31 WIB | Oleh:

Setidaknya empat negara bagian AS – Arizona, Virginia, California, dan Georgia – sedang memantau warga yang berada di atas kapal tersebut. Pejabat kesehatan di Arizona dan Georgia mengatakan bahwa individu yang berada di bawah pengawasan mereka tidak menunjukkan gejala.

Departemen kesehatan California mengatakan bahwa mereka "tidak memiliki informasi bahwa warga California sakit atau terinfeksi". Mereka menambahkan dalam sebuah pernyataan kepada The Hill: "Saat ini, risiko terhadap kesehatan masyarakat di California rendah."

Para awak kapal MV Hondius yang terinfeksi virus Hantavirus menunggu giliran untuk diwawancarai oleh para ahli epidemiologi pada tanggal 6 Mei 2026.

Lihat gambar dalam layar penuh

Para awak kapal MV Hondius menunggu giliran untuk diwawancarai oleh para ahli epidemiologi pada 6 Mei 2026. Foto: AP

Departemen kesehatan Virginia mengatakan bahwa seorang warga yang turun dari kapal dan kembali ke AS "saat ini dalam keadaan sehat dan berada di bawah pengawasan kesehatan masyarakat", menambahkan bahwa "risiko bagi masyarakat umum rendah".

Namun, kekosongan informasi yang ditinggalkan oleh CDC mungkin telah membantu menciptakan ruang bagi teori-teori era Covid untuk mendapatkan pijakan. Mantan anggota Kongres Marjorie Taylor Greene memposting di X bahwa dia telah bertukar pesan dengan praktisi pengobatan alternatif Mary Talley Bowden tentang pengobatan untuk hantavirus dan bahwa Bowden telah merekomendasikan obat cacing kuda ivermectin.

“Ivermectin. Juga vitamin D dan seng,” tulis Taylor Greene. “Kami yang menolak karantina wilayah, memakai masker, dan divaksinasi menggunakan pasta kuda kuno dan juga mengembangkan kekebalan alami.”

Gostin mengatakan bahwa dibandingkan dengan upaya aktif CDC dalam mencoba mengendalikan penyebaran Covid-19 di kapal pesiar Diamond Princess pada tahun 2020 ketika kapal tersebut dikarantina di lepas pantai Jepang selama dua minggu, pekerjaan lembaga tersebut sekarang tertunda dan lesu.

Dia menunjuk pada preferensi pemerintahan Trump untuk membuat perjanjian kesehatan bilateral dengan masing-masing negara untuk berbagi informasi dan dukungan kesehatan masyarakat daripada menyalurkan informasi melalui WHO.

"Itu tidak cukup," kata Gostin. "Anda tidak mungkin bisa mengatasi krisis kesehatan global hanya dengan melakukan kesepakatan satu lawan satu dengan negara-negara di sana-sini," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Kelola Stres dengan Cukupi ...
Penyelamat Wajah Indonesia! Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara China Open 2026 Lewat Drama Rubber Game

Penyelamat Wajah Indonesia! Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara China Open 2026 Lewat Drama Rubber Game

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.