Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Melestarikan Wayang Wong Lewat Pementasan di Keraton Kacirebonan

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 23:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Melestarikan Wayang Wong Lewat Pementasan di Keraton Kacirebonan Doc: Antara
Ket. Suasana pementasan seni pada Festival Wayang Wong di Keraton Kacirebonan, Jawa Barat, Sabtu (9/5/2026).

Cirebon - Sejumlah seniman di Kota Cirebon, Jawa Barat, melestarikan kesenian khas daerah tersebut yakni Wayang Wong melalui pagelaran dan pementasan budaya tradisional yang digelar di Keraton Kacirebonan.

“Pada sesi siang ada penampilan dari sanggar seni Kota dan Kabupaten Cirebon. Kemudian sore hari digelar Wayang Wong,” kata Ketua Panitia Festival Wayang Wong dan Pentas Seni Tradisional Keraton Kacirebonan Ratu Stevanny Herlianingrat di Cirebon, Sabtu.

Ia mengatakan pagelaran tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi seniman dari Kota dan Kabupaten Cirebon, untuk menjaga keberlangsungan budaya daerah.

Stevanny menyampaikan sebanyak 13 sanggar seni dari Kota dan Kabupaten Cirebon terlibat dalam kegiatan tersebut, dengan total sekitar 150 penari yang tampil sepanjang acara.

Menurut dia, pertunjukan puncak menampilkan Wayang Wong bertajuk “Runtut Raut Sauyunan” yang dipersiapkan khusus oleh Sanggar Seni Sekar Pandan di Kota Cirebon.

“Khusus untuk pertunjukan Wayang Wong pada malam hari, sebanyak 50 penari dilibatkan dalam pagelaran itu,” katanya.

Ia menuturkan pelestarian Wayang Wong membutuhkan dukungan dan kebersamaan antarseniman, agar kesenian tradisional tersebut tetap bertahan di tengah perkembangan zaman.

“Maknanya lebih kepada kebersamaan. Kami berharap seniman Kota maupun Kabupaten Cirebon bisa terus bersatu untuk melestarikan budaya agar tetap dikenal generasi penerus,” tuturnya.

Ia mengatakan selama lebih dari tiga dekade berdiri, Sanggar Seni Sekar Pandan terus berkembang dan melahirkan banyak generasi seniman muda di Cirebon.

Sanggar tersebut, lanjut dia, terus membuka ruang pembelajaran budaya bagi anak-anak dan generasi muda agar minat terhadap seni tradisional tetap terjaga.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon Agus Sukmanjaya mengatakan pagelaran seni tradisional semacam ini, menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya daerah sekaligus memperluas ruang kreativitas bagi generasi muda.

Ia menyebut pemerintah daerah telah memfasilitasi berbagai kegiatan seni tradisional yang melibatkan komunitas dan sanggar budaya, karena dinilai mampu memperkuat upaya pelestarian budaya Cirebon.

“Kekayaan budaya, seni tradisional dan tradisi menjadi keunikan yang dimiliki Kota Cirebon,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Timnas Indonesia Harus Mema...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

44 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan Pe...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.