Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendag: Gudeg Kaleng dan Santan Olahan UMKM Tembus Pasar Belanda

📅 Sabtu, 28 Feb 2026, 09:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendag: Gudeg Kaleng dan Santan Olahan UMKM Tembus Pasar Belanda Doc: Kemendag
Ket. Produk gudeg kaleng yang ditawarkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam penjajakan bisnis yang difasilitasi oleh Atase Perdagangan RI Den haag di Belanda.

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Atase Perdagangan (Atdag) RI Den Haag di Belanda menyebut pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berhasil mencatat potensi transaksi untuk produk gudeg kaleng dan santan olahan sebesar 150 ribu dolar AS atau sekitar Rp2,50 miliar.

Atase Perdagangan RI Den Haag Annisa Hapsari mengatakan, potensi transaksi ini didapatkan dari hasil penjajakan bisnis (business matching) secara daring antara PT Risquna Dewaksara dan PT Aloe Vera Indonesia dengan importir Belanda Interaromat BV.

"Produk makanan berbasis nabati berpotensi menjangkau konsumen di Belanda yang tertarik dengan makanan etnik. Selain itu, minat terhadap produk olahan Indonesia menunjukkan adanya peluang untuk memperluas pasar ke Eropa," ujar Annisa dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Annisa mengatakan, ITPC akan terus memantau perkembangan dari business matching untuk memfasilitasi segala bentuk tindak lanjutnya.

Ia juga meminta kedua UMKM tersebut untuk mengirimkan contoh produk ke Belanda. Produk-produk tersebut nantinya akan dipamerkan di Rumah Pameran, atau Trade Display, pada Indonesia House Amsterdam di kota Amsterdam, Belanda.

"Display produk tersebut sangat memudahkan pengenalan kepada buyer,” katanya.

Annisa mendorong para eksportir makanan dan minuman Indonesia untuk memanfaatkan peluang produk makanan dan minuman berbasis nabati dan bernilai etnik untuk dijajaki di pasar Belanda dan Eropa.

Namun, Annisa menekankan bahwa produk-produk tersebut juga harus memenuhi standar mutu, konsistensi pasokan, hingga kepatuhan terhadap regulasi impor pangan Eropa.

Pada 2025, total perdagangan Indonesia dengan Belanda mencapai 6,58 miliar dolar AS. Nilai total ekspor Indonesia ke Belanda adalah 5,69 miliar dolar AS dan impor Indonesia dari Belanda 888,24 juta dolar AS. Indonesia mencatatkan surplus terhadap Belanda sebesar 4,81 miliar dolar AS.

Komoditas ekspor Indonesia ke Belanda didominasi lemak dan minyak hewani maupun nabati, alas kaki, produk kimia, bahan kimia organik, serta mesin dan perlengkapan listrik.

Sementara itu, total perdagangan Indonesia dengan Belanda pada 2024 mencapai 5,73 miliar dolar AS. Ekspor Indonesia ke Belanda mencapai 4,75 miliar dolar AS dan impor Indonesia dari Belanda 984,51 juta dolar AS. Indonesia surplus terhadap Belanda sebesar 3,77 miliar dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
44 Area Konversi Hutan di S...
Megapolitan
Tawuran di Stasiun Manggara...

Harga Cabai Rawit Rp100.800/Kg, Telur Ayam Rp28.400/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp100.800...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.