Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiga Pendaki Tewas dan 10 Hilang dalam Erupsi Gunung Dukono di Maluku Utara

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 16:16 WIB | Oleh:
Tiga Pendaki Tewas dan 10 Hilang dalam Erupsi Gunung Dukono di Maluku Utara Doc: Istimewa
Ket. Menurut pihak berwenang, dua warga asing termasuk di antara korban tewas setelah letusan dini pagi hari menyemburkan abu hingga bermil-mil ke udara.

HALMAHERA UTARA - Tiga pendaki tewas dan 10 lainnya hilang setelah Gunung Dukono, di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara meletus, menyemburkan awan abu setinggi sekitar 6 mil (10 km) ke udara.

"Tiga orang meninggal: dua warga asing dan satu dari Ternate [sebuah pulau di Indonesia bagian timur]," kata Kepala Polisi Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu. 

Menurut The Guardian, tujuh orang berhasil turun dengan selamat, kata Erlichson, tetapi 10 orang lainnya hilang di daerah yang dinyatakan terlarang bagi pengunjung bulan lalu setelah para ilmuwan mengamati peningkatan aktivitas vulkanik.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia, lima pendaki terluka akibat letusan pada Jumat (8/5).

"Tim gabungan dari badan penanggulangan bencana regional dan badan pencarian dan penyelamatan nasional terus melakukan pencarian dan evakuasi pendaki di daerah pegunungan seiring meningkatnya aktivitas vulkanik," kata juru bicara BNPB, Abdul Muhari.

Erlichson mengatakan operasi penyelamatan berlangsung di medan yang sulit dan hanya dapat diakses oleh kendaraan yang sebagian mampu menanjak. "Sisanya, [para korban] harus diangkut dengan tandu. Dan masih ada gemuruh akibat letusan. Itu memperlambat evakuasi kami," katanya.

Lana Saria, kepala badan geologi pemerintah, mengatakan letusan pagi hari itu disertai dengan "suara gemuruh" dan kepulan asap tebal yang membubung dari puncak. "Arah penyebaran abu cenderung ke utara, jadi daerah pemukiman dan kota Tobelo perlu waspada terhadap ... hujan abu vulkanik," katanya.

"Itu bisa berbahaya bagi kesehatan masyarakat," kata Lana, "dan berisiko mengganggu layanan transportasi."

Indonesia, sebuah negara kepulauan yang luas, sering mengalami aktivitas seismik dan vulkanik karena posisinya di "cincin api" Pasifik tempat lempeng tektonik bertabrakan.

Gunung Dukono berada di tingkat kedua dari sistem memorial empat tingkat di Indonesia. Sejak Desember, badan vulkanologi nasional telah merekomendasikan agar wisatawan dan pendaki menghindari mendekati kawah Malupang Warirang dalam radius 2,5 mil.

Erlichson mengatakan para pendaki telah mengabaikan seruan di media sosial dan rambu-rambu peringatan yang dipasang di pintu masuk jalur pendakian untuk menjauh, menambahkan: "Penduduk setempat mengerti dan tidak ingin mendaki. Banyak [pendaki] adalah turis asing yang ingin membuat konten."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.