Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Harus Kelola Sampah Secara Mandiri, Semua Pihak Wajib Terlibat

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 09:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jakarta Harus Kelola Sampah Secara Mandiri, Semua Pihak Wajib Terlibat Doc: Beritajakarta
Ket. Kolaborasi lintas-pihak agar gerakan memilah sampah dari rumah dapat berjalan optimal.

JAKARTA - Kota Jakarta ditargetkan mampu mengelola sampah secara mandiri. Selama ini masih bergantung pada Tempat Pengolahan sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.   

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan mengatakan, kondisi tersebut dinilai tidak bisa terus dipertahankan, terutama setelah larangan open dumping diberlakukan mulai 1 Agustus mendatang.

“Kita juga berterima kasih kepada Kabupaten dan Kota Bekasi yang selama ini menerima. Tapi ke depan, kita harus bisa mengelola sampah sendiri dengan melibatkan semua pihak,” ujar Judistira Hermawan yang disapa Wawan, Selasa (5/5), dikutip Beritajakarta.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas-pihak agar gerakan memilah sampah dari rumah dapat berjalan optimal.

Menurutnya, selain peran pemerintah dan masyarakat, keterlibatan kader lingkungan serta pegiat komunitas perlu diperkuat. Bahkan, pendekatan kepada generasi muda melalui influencer dinilai menjadi strategi efektif untuk memperluas jangkauan sosialisasi.

“Sekali lagi, kita minta dilibatkan seluruh pihak. Ada kader, pegiat lingkungan, hingga influencer anak muda untuk memassifkan gerakan ini melalui media sosial,” kata Wawan.

Wawan juga menyoroti pentingnya menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk asisten rumah tangga (ART), yang memiliki peran dalam pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga.

“Ini juga perlu disasar, sehingga pesan pemilahan sampah benar-benar sampai ke semua pihak,” tambahnya.

Ia berharap, melalui sosialisasi yang masif di berbagai platform, Jakarta dapat semakin mandiri dalam mengelola sampahnya.

Lebih lanjut, Wawan menegaskan, urgensi pengurangan beban di TPST Bantargebang yang saat ini masih menampung timbunan sampah dalam jumlah sangat besar.

“Kita ingin mengurangi secara serius beban di Bantargebang, karena di sana masih ada sekitar 60 juta ton sampah lama yang harus diselesaikan,” tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Dubes AS untuk Yunani Mundur kaena Pelanggaran Etika

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Dubes AS untuk Yunani Mundu...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Nasional
BMKG Sebut Penyebab Panas T...
Megapolitan
Ternyata Perut Bumi Jakarta...
Megapolitan
Pemkot dan Pemkab Bogor Kol...
Megapolitan
Warga Jakarta Berpeluang Be...
Olahraga
Arab Saudi Tunda Turnamen T...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.