Ikan Paus dengan Panjang Lima Belas Meter Terdampar di Jembrana
📅 Selasa, 05 Mei 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim PenulisJembrana - Ikan paus dengan panjang sekitar lima belas meter terdampar mati di pantai Kabupaten Jembrana, Bali dan menjadi tontonan warga sekitar.
"Besok bangkai paus ini akan kami kubur setelah pemeriksaan menyeluruh dari dokter hewan untuk menganalisa penyebab kematiannya," kata Kapolsek Melaya Komisaris Polisi (Kompol) I Ketut Sukadana, Selasa malam.
Dia mengatakan ikan paus jenis sperma ini diketahui terdampar di Pantai Anyarsari, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, sekitar pukul 14.00 WITA.
Informasi ikan paus terdampar yang pertama kali diketahui warga bernama I Putu Pulasari, yang kemudian informasinya cepat menyebar termasuk laporan ke pihak kepolisian.
"Paus ini berada sekitar 100 meter dari pantai. Warga yang menonton sempat melihatnya bergerak-gerak, yang diduga saat awal ditemukan masih hidup," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, menurut dia, saat air surut paus itu sudah tidak bergerak lagi dan saat didekati diketahui sudah mati dengan posisi kepala menghadap ke laut.
Selain aparat dari Polsek Melaya, Polairud, dan TNI AL, ratusan warga berdatangan untuk menonton ikan paus yang dari identifikasi awal berjenis kelamin betina.
"Untuk penyebab kematiannya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan lagi oleh dokter hewan besok," kata I Ketut Sukadana.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah diperiksa, kata dia, rencananya ikan paus tersebut langsung dikubur di lokasi untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan, seperti bau busuk dari bangkai tersebut.
Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Putu Suparta mengatakan pihaknya bersama institusi terkait melakukan penjagaan di lokasi agar situasi aman dan kondusif hingga ikan paus itu dikubur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!