Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Saksikan Perjanjian Danantara-Arm untuk Industri Semikonduktor

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 05:40 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Saksikan Perjanjian Danantara-Arm untuk Industri Semikonduktor Doc: istimewa
Ket. Presiden Prabowo Subianto bersama Raja Yordania.

AMMAN - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung prosesi penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dengan Arm Limited di London, Inggris, Senin (23/2) waktu setempat, yang tujuannya untuk membangun dan memperkuat industri semikonduktor nasional.

Dalam rangkaian acara, Danantara diwakili oleh CEO Danantara, yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani.

Beberapa menteri seperti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut menyaksikan prosesi penandatanganan perjanjian kerangka kerja Danantara-Arm mendampingi Presiden Prabowo.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga, selepas acara, menjelaskan kemitraan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo yang menghendaki adanya kemandirian dalam penguasaan teknologi nasional, karena itu melengkapi agenda besar pemerintah membangun ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional.

“Ini yang leapfrog (menjadi lompatan, red.) untuk di digital ekosistem,” kata Airlangga Hartarto sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden yang dikonfirmasi, Selasa dini hari.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga menjelaskan Arm Limited dijadikan mitra oleh Danantara karena perusahaan semikonduktor Inggris itu saat ini menguasai sekitar 96 persen teknologi chip untuk sektor otomotif global, serta hampir 94 persen desain chip untuk pusat data dan kecerdasan buatan (AI).

“Ini merupakan kerja sama agar Indonesia bisa menguasai teknologi semikonduktor, dan Arm ini adalah salah satu perusahaan yang menguasai pasar semikonduktor terutama untuk dari segi desain. Jadi, ini yang paling hulu di industri semikonduktor itu sendiri,” ujar Menko Airlangga.

Airlangga melanjutkan adanya perjanjian kerangka kerja Danantara-Arm Limited diharapkan menjadi dasar diadakannya pelatihan untuk 15.000 insinyur Indonesia dalam ekosistem Arm.

“[Tujuannya, red.] agar mereka bisa menguasai teknologi chip design, dan rencana kerja samanya dilanjutkan kepada generasi selanjutnya dari semikonduktor atau chip sehingga Indonesia mempunyai kemampuan di bidang semikonduktor dan desain,” sambung Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani berharap kemitraan dengan Arm Limited dapat berdampak luas bagi pengembangan industri nasional sekaligus memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia.

Kerja sama itu, Rosan menyebut, salah satunya mencakup pengiriman tenaga ahli ke luar negeri maupun mendatangkan langsung ahli dari Arm ke Indonesia dengan modul pelatihan khusus.

“Memang akan ada enam industri yang akan dipilih untuk pengembangan dari chip ini, dan rencananya juga seperti yang disampaikan Pak Menko ada 15.000 engineer kita yang akan di-train, dilatih oleh Arm ini baik dengan mengirimkan mereka ke sini ataupun nanti pengajar mereka akan datang ke Indonesia dengan modul-modulnya,” kata Rosan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.