Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Berpotensi Volatil Didominasi Sentimen Harga Minyak Dunia

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 11:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Berpotensi Volatil Didominasi Sentimen Harga Minyak Dunia Doc: ANTARA

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, berpotensi bergerak volatil didominasi oleh sentimen volatilitas harga minyak mentah di tingkat global.

IHSG dibuka melemah 3,38 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.968,57. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,80 poin atau 0,12 persen ke posisi 673,76.

"Sentimen global didominasi eskalasi konflik di Selat Hormuz setelah Iran meningkatkan serangan terhadap kapal dan fasilitas energi, termasuk kebakaran di pelabuhan minyak Uni Emirat Arab (UEA),” ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah, Amerika Serikat (AS) merespons melalui inisiatif Project Freedom untuk membuka jalur pelayaran dengan dukungan 15.000 personel militer dan lebih dari 100 pesawat.

Sementara itu, Iran memperingatkan bahwa setiap kekuatan asing yang memasuki selat akan diserang.

"Ketegangan kembali meningkat setelah gencatan senjata empat pekan lalu, sementara negosiasi damai masih buntu, terutama terkait isu nuklir," ujar Liza.

Harga minyak dunia melonjak dengan Brent di kisaran 113-114 dolar AS per barel dan WTI di kisaran 105-106 dolar AS per barel naik, dipicu oleh serangan Iran terhadap kapal dan fasilitas energi UEA serta gangguan jalur Selat Hormuz.

Dari dalam negeri, inflasi Indonesia terus melandai dengan Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) di level 2,42 persen pada April 2026 dan inflasi inti di level 2,44 persen, yang menunjukkan tekanan harga semakin terkendali.

Sementara itu, neraca perdagangan tetap surplus 3,32 miliar dolar AS atau surplus 71 bulan berturut-turut), namun di bawah ekspektasi, dengan ekspor turun 3,1 persen (yoy) sementara impor turun tajam ke 1,51 persen (yoy), yang mencerminkan lemahnya permintaan eksternal dan moderasi domestik.

"Secara fundamental, ekonomi Indonesia menunjukkan stabilitas harga namun dengan tanda perlambatan aktivitas, terlihat dari PMI manufaktur kembali kontraksi di 49,1, serta momentum pertumbuhan yang mulai melemah di tengah tekanan global," ujar Liza.

Pada perdagangan Senin (04/05) kemarin, bursa saham Eropa kompak melemah, diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 2,18 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,14 persen, indeks DAX Jerman melemah 1,24 persen, serta indeks CAC melemah 1,71 persen.

Bursa saham AS di Wall Street juga kompak melemah pada Senin (04/05), diantaranya indeks Nasdaq Composite melemah 0,21 persen ke 27.651,82, indeks S&P 500 melemah 0,41 persen ke 7.200,75, dan indeks Dow Jones melemah 1,13 persen ke 48.941,90.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 228,20 poin atau 0,38 persen ke 59.513,12, indeks Hang Seng melemah 193,38 poin atau 0,74 persen ke posisi 25.902,50, indeks Shanghai menguat 4,64 poin atau 0,11 persen ke 4.112,16, dan indeks Strait Times melemah 14,77 poin atau 0,30 persen ke 4.909,54.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Kesiapan Awak Kapal, Kemenhub Gelar Workshop Safety Training untuk Hadapi Situasi Darurat
    Langkah sinergis Ditjen Hubla dan manajemen PT PELNI ...
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Pajak Kendaraan Belum Dibay...

Pramono Tawarkan 37 Proyek Mahal kepada para Wali Kota Dunia

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pramono Tawarkan 37 Proyek ...
Megapolitan
Perpanjang SIM Tak Perlu Ja...
Megapolitan
Pramono dan Wali Kota New Y...
Advertisement
Film "Lobang Buaya" Segera Hadir, Hanung Bramantyo Ingin Anak Muda Tak Melupakan Sejarah

Film "Lobang Buaya" Segera Hadir, Hanung Bramantyo Ingin Anak Muda Tak Melupakan Sejarah

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.