Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Pramono Bakal Hadirkan LPDP Jakarta: Investasi untuk Masa Depan Pendidikan

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 14:55 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Bakal Hadirkan LPDP Jakarta: Investasi untuk Masa Depan Pendidikan Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap rencana pembentukan program beasiswa mirip Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) khusus Jakarta saat menghadiri Silaturahmi Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur di Aula Blok C Kompleks Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (5/5).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap rencana pembentukan program beasiswa mirip Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) khusus Jakarta saat menghadiri Silaturahmi Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur di Aula Blok C Kompleks Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (5/5).

Rencana tersebut disampaikan Pramono saat menegaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Menurutnya, investasi pada pendidikan menjadi kunci utama menyiapkan generasi masa depan Jakarta.

"Pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama demi menjamin layanan dasar yang berkualitas bagi seluruh warga, khususnya anak-anak dan generasi muda," ujar Pramono.

Ia menjelaskan peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak sekolah. Menurutnya, diperlukan kolaborasi yang kuat antara kepala sekolah, komite sekolah, orang tua, hingga pemerintah agar kualitas pendidikan di Jakarta terus meningkat.

Karena itu, kegiatan sinkronisasi antara komite sekolah dan kepala sekolah dinilai penting untuk menyamakan visi dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih sehat dan fokus pada kebutuhan peserta didik.

Pramono mengatakan Pemprov DKI saat ini terus melanjutkan berbagai program bantuan pendidikan yang sudah berjalan. Mulai dari Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga program pemutihan ijazah tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

Namun, ia juga mengungkapkan langkah baru yang tengah dipersiapkan Pemprov DKI yakni menghadirkan skema beasiswa pendidikan tinggi khusus warga Jakarta melalui kolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.

"Pemprov DKI Jakarta juga tengah merencanakan program LPDP khusus Jakarta dengan bersinergi bersama LPDP pusat dan berbagai pihak terkait," paparnya.

Selain bantuan pendidikan, Pramono juga meminta komite sekolah lebih aktif membantu peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di wilayah masing-masing. Ia menilai peran komite sekolah sangat strategis dalam menjembatani kebutuhan sekolah dengan dukungan masyarakat.

Ia juga mendorong sekolah-sekolah di Jakarta agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menghadirkan metode pembelajaran yang lebih kreatif. Selain itu, isu keamanan lingkungan sekolah juga menjadi perhatian serius.

"Komite sekolah diharapkan dapat mendorong pembelajaran yang kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan," tegasnya.

Pramono berharap sinergi antara komite sekolah, kepala sekolah, dan pemerintah dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan nyaman bagi seluruh siswa di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.