Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenperin Pacu Daya Saing Industri Kerajinan Melalui Diversifikasi Produk

📅 Senin, 04 Mei 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Kemenperin Pacu Daya Saing Industri Kerajinan Melalui Diversifikasi Produk Doc: RRI/Hanin

JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan strategi diversifikasi menjadi kunci utama penguatan daya saing industri kerajinan. Agus menyebut inovasi produk sangat diperlukan guna menjawab dinamika kebutuhan dan selera pasar yang terus berkembang saat ini.

Sektor industri kerajinan nasional secara konsisten memberikan kontribusi positif terhadap perolehan devisa bagi perekonomian negara. Bidang usaha ini juga sangat strategis karena terbukti mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang sangat besar.

“Konsumen dan buyer produk kerajinan kini semakin menyukai produk yang spesifik, unik, namun tetap memiliki fungsi yang baik. Karena itu, diversifikasi produk menjadi kunci penting agar produk kerajinan Indonesia semakin kompetitif,” kata Agus di Jakarta, Minggu (3/5).

Menurut Agus, dinamika pasar yang terus berkembang menuntut pelaku industri untuk selalu sigap beradaptasi dan berinovasi. Ia menjelaskan bahwa diversifikasi sangat diperlukan agar hasil karya industri lokal mampu menjangkau segmen pasar lebih luas.

“Diversifikasi produk adalah penambahan ragam produk secara horizontal dengan tetap menggunakan bahan baku dan proses produksi yang hampir sama. Strategi ini bertujuan memperluas segmen dan target pasar tanpa harus membangun lini produksi baru dari awal,” ujar dia.

Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Perindustrian mencatat ekspor kerajinan nasional mencapai 806,63 juta dollar Amerika Serikat. Nilai tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 15,46 persen pada tahun 2025 jika dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya.

Tren positif ini terus berlanjut hingga Januari 2026 dengan nilai pengiriman barang mencapai 52,38 juta dollar Amerika Serikat. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA), Reni Yanita, menyebut potensi industri ini masih sangat besar.

“Potensi industri kerajinan masih dapat terus dioptimalkan. Kita perlu mendorong pelaku IKM untuk terus berinovasi agar mampu bersaing di pasar global,” ujar Reni.

Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka menggelar pendampingan teknis bagi pelaku industri kreatif di Kabupaten Cirebon. Kegiatan yang berlangsung pada 14-17 April 2026 tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari ulang tahun Dekranas.

Kabupaten Cirebon dipilih sebagai lokasi utama karena memiliki beragam produk kerajinan khas yang memiliki kualitas ekspor tinggi. Reni menambahkan bahwa pelaku usaha di wilayah tersebut tetap memerlukan pendampingan agar berani menerapkan strategi diversifikasi produk.

Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dipandang mampu membantu para perajin dalam membaca tren pasar global. Menurut Reni, penggunaan teknologi digital akan mempermudah para pelaku usaha dalam mengembangkan ide-ide kreatif yang lebih baru.

“Pelaku IKM juga dituntut memperkuat strategi pemasaran melalui platform digita. Agar produk mereka mampu bersaing di pasar domestik dan menjangkau pasar internasional secara lebih luas,” ucap dia.

Direktur Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Budi Setiawan, berharap pemerintah daerah meningkatkan fasilitas. Budi menyampaikan langkah ini selaras dengan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Cirebon untuk periode 2025-2045.

Peraturan daerah tersebut menetapkan industri kerajinan rotan serta kayu sebagai salah satu pilar keunggulan ekonomi di wilayah. Program pelatihan intensif selama enam bulan telah membantu perajin dalam memperbaiki manajemen keuangan mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.