Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Gabungan Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran di Pangalengan

📅 Sabtu, 02 Mei 2026, 08:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim Gabungan Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran di Pangalengan Doc: ANTARA
Ket. Tim Gabungan mengerahkan alat berat guna tangani longsoran Tembok Penahan Tanah (TPT) di Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada Jumat (1/5/2026) malam.

BANDUNG – Tim Gabungan mengerahkan alat berat guna tangani longsoran Tembok Penahan Tanah (TPT) yang menutup total akses jalan penghubung Cikalong menuju Kampung Cikajang di Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan.

Kapolsek Pangalengan, Kompol Edi Pramana, mengatakan pembersihan material longsor tidak dapat diselesaikan pada Jumat malam karena volume material yang cukup besar serta keterbatasan alat di lokasi kejadian.

“Pembersihan material yang menutup badan jalan tersebut membutuhkan bantuan alat berat mengingat volume tanah yang cukup masif. Pembersihan dimulai kembali pada (Sabtu) pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB,” ujarnya di Bandung, Jumat (01/5).

Ia menjelaskan bahwa longsor yang terjadi pada Jumat (1/5) tersebut disebabkan hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung.

Akibatnya, tebing setinggi sekitar 15 meter dilaporkan ambrol dan material tanah dari Tembok Penahan Tanah (TPT) milik warga dengan panjang sekitar 20 meter dan ketebalan mencapai 2 meter langsung menutup total akses jalur penghubung Cikalong menuju Kampung Cikajang.

“Akibat kejadian tersebut, akses jalan tertutup total oleh material longsoran sehingga tidak bisa dilewati, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujarnya.

Menindaklanjuti kejadian itu, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Pangalengan, TNI, BPBD Kabupaten Bandung Barat, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pemadam Kebakaran, serta perangkat desa langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan evakuasi material di lapangan.

Meski skala longsoran cukup besar, Kompol Edi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Untuk korban jiwa nihil. Petugas di lapangan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah penanganan lebih lanjut,” ucapnya.

Dihubungi terpisah, Camat Pangalengan Vena Andriawan menjelaskan bahwa titik longsor berada di jalur menuju Gardu Induk (GI) Cikalong milik PLN.

Ia menegaskan bahwa meski akses jalan utama terganggu, wilayah permukiman warga tidak terdampak langsung.

“Sedang ditangani, lokasinya jauh dari pemukiman. Aksesnya punya PLN, sekarang alat berat dari PU sedang dalam perjalanan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.