Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transformasi Digital di Lebak: UMKM Buktikan Omzet Bisa Melejit

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 08:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Transformasi Digital di Lebak: UMKM Buktikan Omzet Bisa Melejit Doc: ANTARA/ Mansur S
Ket. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) batik di Kabupaten Lebak memasarkan melalui digitalisasi untuk meningkatkan omzet.

LEBAK – Penerapan digitalisasi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam promosi, pemasaran, dan transaksi menjadi katalis penting bagi peningkatan omzet.

Dengan memanfaatkan platform digital, UMKM dapat memperluas jangkauan pasar tanpa batas geografis, menekan biaya distribusi, serta meningkatkan efisiensi operasional.

Selain itu, penggunaan data dari aktivitas digital memungkinkan pelaku usaha memahami perilaku konsumen secara lebih akurat, sehingga strategi pemasaran menjadi lebih tepat sasaran.

Namun, optimalisasi digitalisasi tetap bergantung pada literasi teknologi, konsistensi pengelolaan kanal digital, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan tren pasar.

Tanpa itu, potensi peningkatan omzet dari digitalisasi belum tentu dapat dimaksimalkan secara berkelanjutan.

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Lebak, Banten, menerapkan digitalisasi untuk promosi, pemasaran dan transaksi, sehingga dapat meningkatkan omzet.

"Sebagian besar pelaku UMKM dari 117. 269 unit usaha menerapkan teknologi digitalisasi," kata Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa, dalam keterangannya di Lebak, Banten, Kamis (30/4).

Penerapan teknologi digitalisasi tersebut untuk kemudahan pengusaha UMKM melakukan promosi, pemasaran dan transaksi.

Bahkan, kerajinan masyarakat adat Badui kini sudah menggunakan digitalisasi, sehingga pangsa pasarnya pun luas hingga ke sejumlah provinsi.

Penerapan teknologi digitalisasi agar UMKM Lebak naik kelas dan bisa bersaing di pasar, sehingga mampu meningkatkan omzet.

Selama ini, kata dia, kebijakan perlindungan digitalisasi UMKM di antaranya perizinan makin mudah dan aman, melalui Online Single Submission (OSS), yang sudah terintegrasi database nasional.

Data usaha jadi lebih terlindungi karena melalui akses layanan "Satu Pintu" di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak.

Selain itu, juga diterbitkannya program Kementerian UMKM yaitu SAPA UMKM yang merupakan sebuah Super Ekosistem dari Kementerian UMKM 2025-2029.

Program ini bertujuan untuk menghindari tumpang tindih dan menjaga data UMKM tetap aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.