Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1.176 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

3 Minggu, 21 Jun 2026, 23:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
1.176 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah 1.176 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah Doc: Antara

Palu - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 1.176 kali gempa susulan sejak gempa besar magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6).

"Dari pemantauan aktivitas kegempaan hingga 21 Juni 2026, tercatat 1.176 kali gempa susulan dengan kekuatan guncangan bervariasi," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu Djati Cipto Kuncoro dihubungi di Palu, Minggu.

Menurut data BMKG, setelah puncak gempa magnitudo 6,7, frekuensi terbesar gempa susulan berada pada magnitudo 5,3 dan frekuensi terkecil 1,4 magnitudo.

BMKG juga memantau sekitar 49 kali gempa susulan dirasakan masyarakat, dengan parameter kedalaman di bawah 10 kilometer.

"Aktivitas gempa susulan tidak menutup kemungkinan masih tetap terjadi. Kami terus melakukan pembaruan perkembangan kegempaan melalui kanal resmi BMKG maupun kanal informasi pemerintah," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik bila terjadi gempa susulan, serta menjauhi bangunan yang sempat rusak setelah diguncang gempa besar.

Selain itu, mitigasi mandiri juga perlu ditingkatkan dalam memperkuat kewaspadaan terhadap situasi buruk, karena dengan mitigasi yang baik dapat meminimalisasi risiko ditimbulkan dari dampak gempa.

"Mitigasi bagian penting dalam menghadapi bencana. Setiap individu harus mampu mengelola diri dalam situasi genting, hal itu dimaksudkan untuk menghindari risiko korban jiwa," tutur Djati.

Data dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi hingga kini jumlah rumah rusak akibat gempa di kabupaten itu mencapai 2.335 unit, terdiri atas 1.955 rumah rusak ringan, 226 rumah rusak sedang, dan 154 rumah rusak berat.

Kemudian terdapat penambahan total korban dan terdampak sebanyak 8.586 jiwa dari 2.775 Kepala Keluarga (KK) di Sigi dengan rincian 17 korban luka berat, 108 korban luka ringan, serta tiga warga meninggal dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
PT MRT Jakarta Mengonfirmas...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.