Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Toleransi Antarumat Beragama Kediri Diperkuat lewat Edukasi

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 06:34 WIB | Oleh:
Toleransi Antarumat Beragama Kediri Diperkuat lewat Edukasi Doc: ist
Ket. harus harmonis

KEDIRI – Di ngeri ini memang aneh, agama sering menjadi sumber masalah. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur memperkuat edukasi kepada pemeluk agama demi mewujudkan sikap toleransi antarumat beragama.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kamis, mengemukakan budaya toleransi antarumat beragama selama ini tumbuh subur di Kabupaten Kediri. Ia ingin agar budaya itu tetap terjaga.

"Saya mohon doanya, yang sudah berjalan selama ini bahwa Kabupaten Kediri selalu menjunjung toleransi antarumat beragama," katanya saat menghadiri acara Dharma Santi peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri.

Mas Dhito, sapaan akrabnya mengatakan tema tersebut mengajarkan semua manusia di bumi ini tanpa memandang agama, bahasa, dan budaya dianggap sebagai satu keluarga.

Menurut dia, hal ini sangat penting, bahwa nilai-nilai persatuan dan toleransi harus terus dijunjung untuk menjaga hidup dalam kedamaian.

Dia juga menekankan bahwa sebagai Bupati Kediri merupakan kepala daerah bagi seluruh umat beragama, bukan untuk salah satu agama.

Adanya sinergi yang kuat antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat juga diyakini akan membawa Kabupaten Kediri yang lebih maju dan sejahtera.

Pemerintah kabupaten, kata dia, juga terus mendukung Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Kediri dalam menjalankan kegiatan pembinaan umat. Hal itu bagian dari wujud toleransi beragama yang sudah berjalan baik di kabupaten ini.

Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Kediri Juliono mengapresiasi atas dukungan yang selama ini telah diberikan pemerintah kabupaten termasuk ruang dalam menjalankan kegiatan keagamaan.

Pihaknya mengatakan umat Hindu sangat berkomitmen aktif untuk turut serta menjaga toleransi beragama yang juga sudah sangat baik di kabupaten ini. Toleransi itu wujud dari upaya untuk menjaga kerukunan umat beragama.

"Umat Hindu berkomitmen untuk berperan aktif serta menjaga dan menjaga kerukunan antarumat beragama," kata Juliono.

Perayaan Hari Raya Nyepi tahun 2026 ini mengusung tema "Vasudhaiva kutumbakam, satu bumi satu keluarga, nusantara harmonis Indonesia maju".

Selain dihadiri Bupati Kediri, turut hadir juga Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan umat Hindu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.