Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

The Fed Pasang Mode Santai, Tapi Ekonom Sudah Cium Arah Kebijakan Baru

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 06:15 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sementara di sisi fiskal, Fakhrul menyoroti pentingnya kepastian arah APBN, termasuk penyesuaian terhadap program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah rasionalisasi dan kalibrasi belanja yang mulai dilakukan pemerintah merupakan sinyal positif bagi pasar.

"Penyesuaian anggaran, termasuk dalam program MBG, menunjukkan bahwa pemerintah responsif terhadap dinamika fiskal dan tidak terjebak dalam rigiditas. Ini penting untuk menjaga kredibilitas APBN di tengah tekanan global yang meningkat," katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pasar saat ini membutuhkan kejelasan terkait target fiskal dan strategi pembiayaan, terutama dalam konteks potensi tekanan dari harga energi dan kebutuhan belanja domestik.

"Kepastian target APBN menjadi kunci. Pasar harus melihat bahwa pemerintah memiliki ruang dan fleksibilitas untuk melakukan penyesuaian tanpa mengorbankan disiplin fiskal. Ini akan menjadi jangkar utama kepercayaan investor," ujar dia.

Lebih lanjut, Fakhrul menambahkan bahwa berbagai reformasi yang telah berjalan, baik di sektor fiskal maupun pasar keuangan, mulai menunjukkan dampak yang positif, meskipun belum sepenuhnya tercermin dalam stabilitas pasar jangka pendek.

"Reform yang sudah dilakukanbaik dari sisi transparansi pasar, pengelolaan fiskal, maupun koordinasi kebijakan harus terus dikomunikasikan secara konsisten dan terukur, jangan biarkan pasar dan masyarakat blank. Ini penting agar pasar memahami bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah volatilitas global," tambahnya.

Sinergi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan kini memasuki fase yang lebih menentukan, yang mana kebijakan tidak hanya harus tepat, tetapi juga harus terlihat kredibel dan siap dieksekusi.

"Masyarakat dan pasar saat ini tidak hanya butuh kebijakan yang benar, tetapi juga kepastian bahwa kebijakan tersebut akan dijalankan dengan disiplin dan fleksibilitas. Kehati-hatian pengambil kebijakan menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sekaligus kepercayaan," jelas dia.

Fakhrul juga menegaskan bahwa dunia saat ini tidak lagi memberikan kemewahan kepastian, sehingga kemampuan untuk beradaptasi menjadi faktor penentu keberhasilan kebijakan ekonomi.

"Kita tidak bisa menunggu dunia stabil untuk bertindak. Justru dalam ketidakpastian inilah ketegasan dan kehati-hatian harus berjalan bersamaan. Karena stabilitas bukan datang dari dunia yang tenang, tetapi dari kebijakan yang siap menghadapi badai," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Lumpuh Total, Listrik di Se...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.