Pemkab Bogor Targetkan Proyek Jalan Malasari hingga Flyover Bomang Rampung Bertahap
📅 Kamis, 30 Apr 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim PenulisKabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menargetkan penuntasan sejumlah proyek infrastruktur strategis mulai dari Jalan Malasari, pasar hewan terbesar di Jonggol, hingga pembangunan flyover Bomang sebagai upaya memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah.
Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Rabu (29/4), mengatakan pembangunan tersebut dilakukan secara simultan di berbagai kawasan untuk mendorong pemerataan pembangunan, baik di Bogor Barat, Bogor Timur, maupun wilayah utara Kabupaten Bogor.
“Malasari yang kita lanjutkan bukan hanya Malasari. Bogor Barat, Bogor Timur, sampai jalur alternatif menuju Sukamakmur juga kita lanjutkan,” kata Rudy.
Ia menjelaskan pembangunan Jalan Malasari kembali dilanjutkan pada 2026 setelah sebelumnya sempat tertunda karena penyesuaian teknis dan aspirasi masyarakat terkait perubahan desain jalan.
Selain itu, ia mengatakan di Kecamatan Rumpin juga terdapat satu ruas jalan yang sebelumnya direncanakan untuk betonisasi pada 2025, namun harus ditunda karena perlunya penyesuaian dengan kondisi permukiman warga di sekitar jalan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Rudy, pemerintah daerah tetap berkomitmen menuntaskan pembangunan tersebut agar akses masyarakat semakin baik dan konektivitas antarwilayah semakin lancar.
Di wilayah timur, Pemkab Bogor juga melanjutkan sodetan Jalan Transyogi menuju Sukamakmur yang dinilai penting untuk membuka akses ekonomi baru sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas.
Sementara itu, pembangunan pasar hewan terbesar di Kabupaten Bogor yang berada di Jonggol juga ditargetkan selesai dan dapat diresmikan pada tahun 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pasar hewan Bogor terbesar di Jonggol juga kami tuntaskan, mudah-mudahan dapat diresmikan tahun ini,” ujar dia.
Untuk kawasan utara, pembangunan Jembatan Bomang yang saat ini berjalan menjadi bagian penting dari penataan kawasan Parung. Setelah jembatan selesai dibangun tahun ini, pemerintah akan melanjutkan tahap berikutnya berupa flyover Bomang.
Rudy menyebut lelang flyover Bomang ditargetkan dimulai pada Desember 2026 agar konektivitas jalur Bojonggede-Kemang-Parung dapat terhubung lebih optimal.
Selain itu, penataan kawasan Parung juga dilakukan bersamaan dengan pembenahan Pasar Parung, normalisasi sungai dari Salabenda, hingga penataan simpang empat Bomang agar pembangunan berjalan terintegrasi.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga untuk memperkuat pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Bogor.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!