Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korlantas Polri Gunakan Dua Jenis Alat TAA dalam Olah TKP Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 14:50 WIB | Oleh:
Korlantas Polri Gunakan Dua Jenis Alat TAA dalam Olah TKP Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Doc: antara foto
Ket. Gerbong kereta yang terlibat kecelakaan di Bekasi Timur.

JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggunakan dua jenis alat traffic accident analysis (TAA) dalam proses olah tempat kejadian perkara kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Komisaris Polisi Sandhi Wiedyanoe dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/4), mengatakan bahwa alat itu berbentuk statis dan portable.

"Yang teknologi statis dengan kamera LiDAR serta kamera 360 derajat mampu mendeteksi environment ataupun lingkungan secara menyeluruh, dan teknologi portable yang mampu melihat melalui pola helicopter view sehingga kita bisa melihat dan mengilustrasikan secara tiga dimensi dengan kualitas 4K," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa hasil rekaman dua alat tersebut akan menjadi alat bukti elektronik pada proses penyidikan.

Hasil rekaman tersebut, sambung dia, juga akan disuguhkan kepada jaksa penuntut umum (JPU) maupun hakim dalam tahapan persidangan.

"Jadi, sebagai alat bukti yang sah yang digunakan selama proses penyidikan, penuntutan, dan persidangan," ujarnya.

Sandhi juga mengatakan bahwa Korlantas Polri akan mengevaluasi lebih lanjut taksi berwarna hijau yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

"Tentu kami dari Korlantas, khususnya kerja sama antara Direktorat Penegakan Hukum dan Direktorat Keamanan dan Keselamatan akan berkoordinasi untuk mengevaluasi banyaknya kejadian yang melibatkan taksi hijau. Kami akan lakukan evaluasi terhadap perusahaan tersebut," ucapnya.

Sebelumnya, insiden tabrakan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4) malam.

PT KAI mencatat hingga Selasa (28/4), jumlah korban meninggal dunia sebanyak 15 orang, sementara 88 orang lainnya mengalami luka-luka.

Seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, sedangkan korban luka dirawat di sejumlah rumah sakit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.