Hilirisasi Tahap II Digulirkan, Sektor Energi Jadi Fokus Utama
📅 Rabu, 29 Apr 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis“Sekitar 80 persen kebutuhan LPG kita masih berasal dari impor. Dengan hilirisasi ini, kita ingin mengurangi ketergantungan tersebut,” katanya.
Ditemui usai acara, Rosan mengatakan groundbreaking tahap kedua tersebut telah diresmikan langsung oleh Presiden di sejumlah lokasi secara bersamaan.
“Alhamdulillah tadi groundbreaking proyek hilirisasi nasional fase kedua sudah diresmikan langsung oleh Bapak Presiden di 13 lokasi secara bersamaan, sebagian ditampilkan melalui video conference,” katanya.
Dia mengatakan fase kedua merupakan lanjutan dari tahap pertama yang mencakup 11 lokasi, dengan total proyek kini tersebar di berbagai wilayah strategis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, proyek-proyek tersebut terdiri atas lima proyek di sektor energi, lima proyek sektor mineral, serta tiga proyek lainnya yang terkait sektor industri dan pendukung teknologi.
Rosan menambahkan seluruh proyek telah melalui proses panjang, mulai dari kajian hingga perencanaan, sehingga diharapkan dapat segera direalisasikan secara optimal.
Dia juga menekankan salah satu manfaat utama dari program hilirisasi adalah pengurangan impor, khususnya di sektor energi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kalau kita lihat, pengurangan impor dari proyek-proyek ini bisa mencapai sekitar 3,4 miliar dolar AS per tahun,” katanya.
Selain itu, proyek-proyek tersebut dikerjakan oleh berbagai BUMN, seperti Pertamina, MIND ID, Krakatau Steel, dan sejumlah perusahaan pelat merah lainnya, dengan dukungan pembiayaan dan akselerasi dari Danantara.
“Ini merupakan kolaborasi bersama antar-BUMN, dan kami mendorong percepatan dari proyek-proyek yang sebelumnya sudah direncanakan,” katanya.
Rosan juga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan fase ketiga hilirisasi yang diperkirakan mencakup sekitar enam proyek tambahan dengan nilai investasi lebih besar.
“Untuk fase ketiga, nilainya bisa mencapai sekitar 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp170 triliun,” katanya.
Dia mengatakan proyek-proyek pada tahap berikutnya tidak hanya berfokus pada energi dan mineral, tetapi juga mulai merambah sektor lain seperti perkebunan dan akuakultur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!