Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendukbangga: Pemulihan Trauma Disiapkan bagi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 13:18 WIB | Oleh:
Mendukbangga: Pemulihan Trauma Disiapkan bagi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Doc: antara foto
Ket. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji

JAKARTA - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan pihaknya siap memberikan pemulihan trauma (trauma healing) bagi korban tabrakan kereta di Bekasi yang membutuhkan.

Wihaji mengatakan pihaknya turut berduka dan prihatin atas insiden tabrakan antara KRL dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4) malam. Saat ini, katanya, fokus para pihak terkait adalah penanganan korban.

"Tentu nanti kita akan tindaklanjuti, kalau butuh dalam tanda petik beberapa hal yang berkenaan dengan konsultasi, berkenaan dengan keluarga, trauma healing, biasanya kewenangan kita di situ," ucap Mendukbangga Wihaji di Jakarta, Selasa (28/4).

Sebelumnya, terjadi kecelakaan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL atau commuter line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Kronologinya, pada 20.30 WIB KA Argo Bromo Anggrek berangkat dari Stasiun Gambir menuju Surabaya.

Kemudian pada 20.52 WIB KRL dengan kode 5181B tujuan Jakarta menabrak taksi yang mogok di perlintasan di Jalan Ampera. KRL dengan kode 5568A tujuan Cikarang tertahan di Stasiun Bekasi Timur.

Pada 20.57 KA Argo Bromo menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. Lokomotif KA masuk hingga separuh gerbong paling belakang KRL.

Jam kejadian berdasarkan keterangan saksi di lapangan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyebutkan korban meninggal dunia atas insiden tabrakan antara KRL dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, bertambah menjadi 14 orang.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB tercatat 14 orang meninggal dunia.

Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Suka banget sama imbauan ini karena memang ketenangan ...
    terimakasih bapak panglima,TNI siap menjaga keamanan masyarakat INdonesia
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Dinkes: Wabah ISPA Ancam Dua Kota di Provinsi Banten

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dinkes: Wabah ISPA Ancam Du...
Olahraga
Penonton Boleh Hadir di Sta...

Gelaran Liga Super Akan Dihadiri Penonton Tandang

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelaran Liga Super Akan Dih...
Daerah
BNPB: Karhutla di Magetan d...

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KAI Beri Promo Diskon Tiket...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.