Mencekam, Basarnas Potong Badan Kereta Demi Selamatkan Penumpang Wanita yang Terjepit di Bekasi
📅 Selasa, 28 Apr 2026, 00:48 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan peralatan ekstrikasi berat untuk memotong badan gerbong guna mengevakuasi sejumlah penumpang yang masih terjepit pascatabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
"Petugas melakukan pemotongan bagian rangkaian gerbong untuk mengeluarkan penumpang yang terjepit," kata Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso di Jakarta, Senin malam.
Basarnas mengonfirmasi proses evakuasi difokuskan pada gerbong wanita yang berada di posisi paling belakang rangkaian KRL.
Laporan sementara dari tempat kejadian, ada sekitar enam sampai tujuh orang penumpang KRL yang terjepit dan masih dalam proses evakuasi.
Basarnas melengkapi petugas dengan peralatan ekstrikasi berat dalam operasi penyelamatan yang dipimpin langsung oleh Direktur Operasi Basarnas Yudhi Bramantyo dan Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika.
Sebaiknya Anda baca juga:
KA Argo Bromo Anggrek nomor perjalanan 4 rute Gambir - Surabaya Pasarturi dilaporkan mengalami tabrakan dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST) pada pukul 20.55 WIB.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya melaporkan data sebanyak empat orang penumpang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Sementara itu, 38 penumpang KRL lainnya telah dievakuasi ke tiga rumah sakit, yakni RS Primaya, RSUD Kota Bekasi, dan RS Bantargebang untuk mendapatkan penanganan medis.
Adapun sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo dalam kondisi selamat, meski beberapa di antaranya mengalami luka ringan akibat benturan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Penumpang KA Argo Bromo Anggrek disiapkan untuk dikembalikan ke Stasiun Gambir. KAI bertanggung jawab penuh baik dari sisi precovery maupun penanganan korban," kata dia.
KAI juga telah membuka posko informasi di Stasiun Bekasi Timur dan menyediakan layanan call center di nomor 121 bagi pihak keluarga yang ingin memastikan kondisi penumpang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!