Kepala BP BUMN Dony Oskaria Tinjau Lokasi Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bersama Raffi Ahmad
📅 Selasa, 28 Apr 2026, 01:15 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, menegaskan bahwa penanganan medis dan keselamatan para korban menjadi prioritas mutlak dalam musibah tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
"Fokus utama kami saat ini bukan hanya pemulihan operasional jalur, tetapi memastikan setiap individu yang terdampak mendapatkan penanganan yang paling cepat dan terbaik," ujar Dony dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Selasa dini hari.
Pernyataan tersebut ia sampaikan ketika meninjau langsung lokasi musibah kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur, Selasa dini hari bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan utusan khusus Presiden Raffi Ahmad.
Kehadiran para pejabat tinggi pemerintah di lokasi kejadian pada pukul 00.00 WIB itu untuk menyampaikan langsung rasa duka dan prihatin, sekaligus memantau proses evakuasi.
"Atas nama pribadi maupun atas nama pemerintah, BP BUMN serta Danantara, kami mengucapkan duka yang mendalam dan permohonan maaf yang setulus-tulusnya atas musibah yang terjadi," ujar Dony.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menegaskan bahwa instruksi presiden sangat jelas, yakni keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Saat ini, seluruh energi dikerahkan untuk memastikan layanan medis bagi para korban berjalan cepat dan tepat.
Dalam peninjauan tersebut, Dony bersama Sufmi Dasco Ahmad juga berdialog dengan petugas di lapangan untuk memastikan proses evakuasi.
Menutup keterangannya di lokasi musibah, ia menyampaikan permohonan maaf dan rasa prihatin.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sekali lagi kami memohon maaf atas ketidaknyamanan dan musibah ini. Keselamatan dan kepercayaan masyarakat adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar," ujar Dony.
Bagi keluarga yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi anggota keluarga, PT KAI telah membuka layanan informasi resmi melalui WhatsApp: 0811-2223-3121; serta Call Center: 121.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di tempat kejadian, KRL Commuter Line sedang berhenti di jalur 1 menuju ke arah timur (Cikarang) ketika sebuah kereta jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama dan menabrak KRL tersebut.
KAI menyatakan seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!