Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Keuangan Membaik, OJK Catat Lonjakan Investasi Asuransi

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 19:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Keuangan Membaik, OJK Catat Lonjakan Investasi Asuransi Doc: Antara.
Ket. Karyawan beraktivitas di dekat logo-logo perusahaan asuransi di Jakarta.

JAKARTA – Peningkatan hasil investasi industri asuransi mencerminkan membaiknya kondisi pasar keuangan sekaligus strategi penempatan aset yang lebih adaptif.

Kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan pasar saham memberikan kontribusi signifikan terhadap portofolio investasi, yang umumnya didominasi instrumen pendapatan tetap dan ekuitas.

Dalam konteks ini, pelaku industri mampu memanfaatkan momentum suku bunga yang relatif tinggi untuk mengunci yield yang lebih menarik.

Secara analitis, tren ini juga menunjukkan adanya perbaikan dalam manajemen risiko dan diversifikasi aset. Perusahaan asuransi semakin selektif dalam memilih instrumen, menyeimbangkan antara likuiditas, imbal hasil, dan kewajiban jangka panjang.

Namun demikian, peningkatan hasil investasi belum tentu sepenuhnya berkelanjutan. Ketergantungan pada kondisi pasar membuat kinerja ini rentan terhadap volatilitas, terutama jika terjadi perubahan arah kebijakan moneter global atau koreksi di pasar keuangan.

Dengan demikian, kenaikan hasil investasi dapat dilihat sebagai kombinasi antara faktor siklus pasar dan peningkatan kualitas pengelolaan aset.

Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi kinerja tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian, terutama dalam menghadapi dinamika suku bunga dan ketidakpastian ekonomi global.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono menuturkan hasil investasi asuransi meningkat hingga ratusan persen per Februari 2026 berkat kondisi pasar keuangan yang semakin membaik.

Ia menuturkan hasil investasi asuransi jiwa melonjak 245,44 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), sementara hasil investasi asuransi umum naik 18,47 persen yoy pada Februari 2026.

"Hasil investasi menunjukkan pertumbuhan yang kuat, dengan asuransi jiwa mencapai Rp9,37 triliun dan asuransi umum Rp1,40 triliun, seiring membaiknya kondisi pasar keuangan," ucap Ogi, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (10/4).

Meskipun demikian, ia mengimbau industri perasuransian harus mengutamakan keseimbangan antara pendapatan premi, underwriting, dan hasil investasi, sehingga tidak bergantung secara berlebihan pada kinerja investasi.

Terkait pendapatan premi, ia menuturkan asuransi jiwa mencatatkan pendapatan Rp32,39 triliun atau tumbuh 0,12 persen yoy per Februari 2026, menunjukkan perbaikan kinerja dari yang sebelumnya terkontraksi serta mengindikasikan fase stabilisasi industri pascapenyesuaian produk dan regulasi.

"Ke depan, pertumbuhan premi diharapkan didorong oleh inovasi produk, penguatan distribusi, serta peningkatan literasi masyarakat," ujar Ogi.

Sementara itu, pihaknya mencatat bahwa tren klaim kesehatan masih meningkat, baik pada asuransi jiwa maupun umum, tapi masih dalam batas yang terjaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.