Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Santri dari NTB Ukir Prestasi, Berhasil Raih Beasiswa Kuliah di Tunisia

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 01:25 WIB | Oleh:
Dua Santri dari NTB Ukir Prestasi, Berhasil Raih Beasiswa Kuliah di Tunisia Doc: Antara foto
Ket. Santri Ponpes Yasmin Dorebara Dompu, Ahmad Alfarizi dan Nurhidayani, santri Ponpes Nurul Azhar Lotim, mengikuti kegiatan Rihlah Hasanah di Ponpes Yasmin Dorebara, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (5/9).

DOMPU - Dua santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Azhar, Kabupaten Lombok Timur, dan Ponpes Yasmin Dorebara, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), lolos seleksi beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Tunisia.

Keduanya yakni Nurhidayani dari Ponpes Nurul Azhar dan Ahmad Alfarizi dari Ponpes Yasmin Dorebara. Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari peluang santri NTB untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang internasional.

Momentum tersebut turut mempererat hubungan kedua pesantren melalui kegiatan Rihlah Hasanah Ponpes Nurul Azhar Lombok Timur ke Ponpes Yasmin Dorebara Dompu, Sabtu (5/9).

Pimpinan Ponpes Nurul Azhar Lombok Timur KH Hendriawan Lc MPd. mengatakan, Rihlah Hasanah tidak hanya bertujuan memperkuat silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana bagi pesantren untuk saling menggali ilmu, informasi, dan inspirasi dalam pengembangan pendidikan.

“Kunjungan antarpesantren menjadi kesempatan untuk bertukar informasi mengenai sistem pendidikan, kurikulum, dan manajemen kepesantrenan,” katanya.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga memberi ruang kepada santri dan ustaz untuk membangun kebersamaan serta memperluas pengalaman belajar di luar lingkungan pesantren.

Rihlah juga menjadi bagian dari pembinaan karakter santri melalui pengalaman berada di lingkungan baru, termasuk melatih kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan menjaga adab.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mengembalikan semangat belajar santri setelah menjalani rutinitas hafalan dan kajian yang padat di pesantren masing-masing.

Pertemuan kedua pesantren menjadi semakin relevan, karena Nurhidayani dan Ahmad Alfarizi sama-sama berhasil melewati seleksi beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Tunisia.

Keberhasilan tersebut sekaligus membuka ruang bagi kedua santri untuk memperluas pengalaman akademik dan jejaring pendidikan di tingkat internasional.

Pimpinan Ponpes Yasmin Dorebara H Burhanudin SAg mengatakan keberhasilan santri melanjutkan pendidikan ke luar negeri menjadi bagian penting dalam pengembangan wawasan dan kapasitas generasi pesantren.

Pertukaran pengalaman antarpesantren, kata dia, dapat mendorong santri untuk memiliki motivasi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk memanfaatkan peluang studi internasional.

“Kesempatan seperti ini menjadi motivasi bagi santri lainnya agar terus belajar dan berani mengambil peluang pendidikan di luar negeri,” katanya pula.

Rihlah Hasanah tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Nurhidayani dan Ahmad Alfarizi untuk saling mengenal sebelum melanjutkan pendidikan di Tunisia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Para Pendaki Diimbau Membat...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.