Strategi Wagub Rano Hadapi Dinamika Global: Sederhanakan Izin dan Beri Insentif Fiskal
📅 Senin, 27 Apr 2026, 18:25 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, membuka Forum Bisnis Daerah 2026 bertema "Indonesia Economic Outlook: Strategi Daerah Menjawab Dinamika Ekonomi Global" yang digelar di Pondok Indah Golf, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin (26/4). Forum yang diinisiasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya itu menjadi ruang strategis memperkuat sinergi pemerintah dan dunia usaha.
Dalam sambutannya, Rano menegaskan forum tersebut penting untuk menjawab tantangan dunia usaha di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.
"Ini merupakan ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen menyederhanakan perizinan serta memberikan insentif fiskal guna mendorong investasi dan mempermudah kegiatan usaha," ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai program untuk menumbuhkan kewirausahaan sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Program tersebut antara lain Jakarta Entrepreneur, job fair, mobile training unit, hingga Transjakarta Academy.
Menurut Rano, keberadaan HIPMI Jaya memiliki posisi penting dalam mendorong inovasi dan memperkuat daya saing ekonomi Jakarta. Selain itu, organisasi tersebut dinilai mampu membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Sebaiknya Anda baca juga:
"HIPMI Jaya memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi, memperkuat daya saing, serta membuka lebih banyak peluang kerja. Forum ini diharapkan melahirkan gagasan konkret yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan," paparnya.
Rano juga menekankan pentingnya menjaga semangat sinergi dan inovasi agar Jakarta mampu bersaing di tingkat global. Ia berharap forum ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga menghasilkan langkah nyata yang berdampak langsung bagi iklim investasi.
"Selamat mengikuti Forum Bisnis Daerah 2026. Mari kita jaga semangat sinergi dan inovasi untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing, berkelanjutan, dan menyejahterakan seluruh warga," tuturnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jakarta saat ini terus mengakselerasi langkah untuk masuk dalam jajaran 50 kota global pada 2030. Upaya tersebut ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang positif, yakni mencapai 5,21 persen secara tahunan atau year-on-year.
Selain itu, kontribusi Jakarta terhadap perekonomian nasional juga tercatat sebesar 16,61 persen. Angka tersebut menunjukkan posisi strategis ibu kota sebagai pusat ekonomi nasional sekaligus magnet investasi bagi pelaku usaha domestik maupun internasional.
Pada 2025, realisasi investasi di Jakarta mencapai Rp270,09 triliun. Capaian ini dinilai menjadi bukti tingginya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi serta stabilitas iklim usaha di Jakarta.
Dengan dukungan dunia usaha dan kebijakan pemerintah yang adaptif, Pemprov DKI optimistis target menjadikan Jakarta sebagai kota global dapat tercapai. Forum Bisnis Daerah 2026 pun diharapkan menjadi salah satu langkah penting menuju visi besar tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!