Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kepulauan Bangka Belitung Tingkatkan Peran Tokoh Agama untuk Berantas Narkoba

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 11:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kepulauan Bangka Belitung Tingkatkan Peran Tokoh Agama untuk Berantas Narkoba Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menerima penghargaan dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia Komjen Pol Suyudi Ario Seto.

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) menggandeng dan lebih meningkatkan peran para tokoh adat, agama dan masyarakat untuk memberantas peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang yang semakin canggih dan moderen.

"Kita harus bergandeng tangan bersama untuk memberantas peredaran gelap narkotika yang sudah menggunakan teknologi canggih," kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, di Pangkalpinang, Minggu (26/4).

Ia menegaskan perang terhadap peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang ini karena barang haram ini merupakan kejahatan kemanusiaan yang merusak generasi penerus bangsa ini.

"Saya minta para ulama, pendeta, romo dan tokoh adat harus lebih membentengi masyarakat. Jangan sampai para pengedar ini bebas mengedarkan barang haram ini merusak anak-anak kita ini," ujarnya.

Menurut dia, saat ini narkoba yang diedarkan para pengedar dan bandar ini tidak hanya berbentuk serbuk seperti sabu, heroin, pil dan lainnya, tetapi sudah berbentuk cair yang diolah menggunakan teknologi canggih.

Selain itu, para pengedar dan bandar ini juga menggunakan segala cara dan upaya untuk memasarkan barang haram ini, sehingga semakin sulit untuk mendeteksi masuknya narkotika di daerah kepulauan ini.

"Kalau dulu untuk menangkap para pengedar ini cukup mudah, karena secara fisik barang buktinya terlihat. Namun sekarang ini, narkoba ini sudah berbentuk cairan yang membutuhkan pengujian mendalam untuk membuktikan bahwa barang tersebut narkotika," katanya.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama BNN, kepolisian, TNI dan instansi terkait lainnya terus melakukan berbagai upaya memberantas peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang ini.

"Saat ini teknologi semakin canggih dan hebat, sehingga kita harus lebih untuk memberantas peredaran narkoba ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.