Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seba Badui 2026 Jadi Sorotan, Tradisi Leluhur yang Jaga Persatuan Tanpa Konflik

📅 Jumat, 24 Apr 2026, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Seba Badui 2026 Jadi Sorotan, Tradisi Leluhur yang Jaga Persatuan Tanpa Konflik Doc: Antara
Ket. Panitia perayaan Seba Badui di Pendopo Pemkab Lebak tengah menerima kunjungan tamu domestik dan mancanegara.

Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten menyebutkan pelaksanaan Seba Badui 2026, 24-26 April merupakan momentum untuk lebih memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

"Perayaan Seba itu mewariskan budaya masyarakat Badui yang perlu dicontoh karena kehidupan mereka tetap bersatu tanpa perpecahan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, Banten, Yosep Muhamad Holis di Lebak, Jumat (24/4).

Pemerintah Kabupaten Lebak hingga kini tetap melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat Badui yang dilaksanakan setiap tahun yakni perayaan Seba yakni ritual adat tahunan masyarakat Badui berupa kunjungan resmi serta penyerahan hasil bumi kepada pemerintah daerah (Bupati Lebak dan Gubernur Banten).

Menurut dia, kehidupan masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak bisa menjadi contoh, terutama persatuan dan kesatuan karena mereka hingga kini menjunjung tinggi keseimbangan alam dengan menjaga hak tanah ulayat seluas 5.200 hektare, termasuk hutan tutupan 2.200 hektare tetap lestari dan hijau.

Selama ini, lanjut dia warga Badui konsisten menjaga kawasan hak tanah ulayat menjadi titipan nenek moyang leluhur mereka. Selain itu juga kehidupan sosial masyarakat Badui penuh kedamaian, keharmonisan dan saling menghormati dan toleransi.

"Momentum Seba tahun ini diharapkan masyarakat lebih mengutamakan persatuan dan kesatuan, seperti yang dilakukan kehidupan masyarakat Badui," katanya menjelaskan.

Tokoh masyarakat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes Kabupaten Lebak Jaro Oom mengatakan perayaan Seba 2026 dihadiri sekitar 1.515 orang terdiri dari masyarakat Badui Luar dan Badui Dalam untuk silaturahmi dengan Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki dan menyerahkan hasil bumi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Masyarakat Badui yang berpenduduk kurang lebih 16 ribu KK itu sangat mencintai persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman perbedaan agama, suku, bahasa, dan adat.

Bahkan, perbedaan itu semakin kuat untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, juga kehidupan masyarakat merasa damai, kondusif, dan aman.

"Kami berharap bangsa ini ke depan lebih kuat dengan persatuan dan kesatuan bangsa tanpa perpecahan," katanya.

Sementara itu, peneliti University Leiden Belanda Jet Bakels mengatakan pihaknya mengapresiasi kehidupan masyarakat Badui begitu kuat untuk menjalin persatuan dan kesatuan, bahkan warga Badui hingga kini hidup rukun, aman, damai dan harmonis.

Kami juga menerima laporan bahwa antarwarga Badui sendiri belum ada berselisih maupun konflik, karena kuatnya persatuan, kedamaian dan kebersamaan kehidupan mereka," kata Jet Bakels saat ditemui di Pendopo Kabupaten Lebak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival

Sampai Hari Gelap

57 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Sampai Hari Gelap
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.