Rupiah Melemah 0,72%: APBN Tertekan, Daya Beli Masyarakat Terancam Turun
📅 Jumat, 24 Apr 2026, 08:30 WIB | Oleh: Tim RedaksiLangkah terukur
Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara daring di Jakarta, Rabu, menjelaskan bahwa struktur suku bunga SRBI dalam sebulan terakhir telah ditingkatkan. Kebijakan tersebut, dikatakannya, telah mendorong inflow portofolio asing, tidak hanya ke SRBI melainkan juga ke Surat berharga Negara (SBN), sehingga turut mendukung stabilitas nilai tukar rupiah serta memperkuat ketahanan eksternal terhadap dampak dinamika global.
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa tekanan terhadap nilai tukar rupiah hari ini atau Kamis (23/4) dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang juga menekan mata uang regional. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sempat menyentuh level Rp17.300 per dolar AS, sebelum pada pukul 12.30 WIB terindikasi di kisaran Rp17.293 per dolar AS, mengacu pada harga spot global.
“Bank Indonesia senantiasa hadir di pasar dan akan terus mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” kata Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam keterangannya di Jakarta, Kamis
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!