Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Gowa Kembangkan Hortikultura Berbasis Lahan Kering

📅 Jumat, 24 Apr 2026, 07:53 WIB | Oleh:
Pemkab Gowa Kembangkan Hortikultura Berbasis Lahan Kering Doc: antara foto
Ket. Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang di Gowa, Kamis (23/4).

GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Sulawesi Selatan (sulsel), terus berupaya mendorong pengembangan hortikultura berbasis lahan kering di wilayah itu melalui sinkronisasi dengan Program Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP) Kementerian Pertanian.

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang di Gowa, Kamis (23/4), mengungkapkan Kabupaten Gowa memiliki potensi besar dalam pengembangan hortikultura sebagai penopang ketahanan pangan nasional.

"Berdasarkan data, total potensi lahan hortikultura di Gowa mencapai 54.025 hektare, dengan potensi sayuran seluas 14.000 hektare," ujarnya.

Sitti Husniah Talenrang menyebut potensi lahan untuk pengembangan kentang seluas 3.000 hektare dan 2.000 hektare untuk cabai, serta 1.500 hektare untuk bawang merah.

"Jika potensi ini dikelola dengan sentuhan teknologi dan manajemen yang tepat melalui HDDAP, Gowa tidak hanya akan menyangga kebutuhan daerah, tetapi mampu menjadi pemasok utama secara nasional,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan pentingnya sinkronisasi program yang tidak hanya berhenti pada tahap produksi, tetapi juga menyentuh aspek hilirisasi.

Bupati juga mendorong tiga fokus utama dalam sinkronisasi program, yakni penguatan sektor hulu melalui penyediaan benih berkualitas dan teknologi budidaya, pengembangan sektor hilir melalui pembangunan agroindustri, serta dukungan infrastruktur seperti akses jalan tani guna menekan biaya logistik.

“Saya mengajak Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Dinas Koperasi/UMKM untuk mulai membangun konsep agroindustri. Kita ingin Gowa tidak hanya mengirim produk mentah, tetapi juga menghasilkan produk olahan bernilai tambah tinggi,” ucapnya.

Menurut Bupati Gowa, HDDAP harus menjadi solusi nyata dalam mengatasi fluktuasi harga yang kerap merugikan petani, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan program prioritas daerah Gowa Masunggu atau Gowa Sejahtera.

“Itulah mengapa Program HDDAP ini menjadi sangat penting. Kami berterima kasih kepada Kementerian Pertanian RI karena telah menempatkan Gowa sebagai lokasi strategis pengembangan kentang, cabai, dan bawang merah. Ini adalah pengakuan atas potensi besar wilayah kami,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.