Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Agar Lebih Terintegrasi, Kemhan Ambil Alih Pengelolaan TMPN Kalibata dari Kemensos

📅 Kamis, 23 Apr 2026, 19:12 WIB | Oleh:
Agar Lebih Terintegrasi, Kemhan Ambil Alih Pengelolaan TMPN Kalibata dari Kemensos Doc: istimewa
Ket. Dirjen Pothan Kemhan, Laksda TNI Sri Yanto di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Kamis (23/4).

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengambil alih pengelolaan Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menciptakan sistem yang lebih terintegrasi.

Dirjen Pothan Kemhan, Laksda TNI Sri Yanto, menegaskan pengalihan ini hanya mencakup pengelolaan makam, sementara urusan tanda jasa dan kehormatan tetap di Kemensos.

“Tanda jasa dan tanda kehormatan semuanya tetap di Kementerian Sosial, tapi pengelolaan Taman Makam Pahlawan akan dialihkan dari Kementerian Sosial kepada Kementerian Pertahanan,” kata Sri Yanto di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Kamis (23/4).

Dijelaskannya, langkah ini dilakukan bukan karena Kemensos tidak mampu mengelola TMPN, melainkan untuk menyatukan pengelolaan yang selama ini terpisah antara Kemensos dan TNI. “Pertimbangannya bukan karena Kementerian Sosial tidak mampu, tetapi Kementerian Sosial saat ini sudah mengelola dengan baik, namun untuk lebih bisa lebih terintegrasi,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini terdapat pembagian tugas di lapangan, di mana pengelolaan makam dilakukan Kemensos, sementara aspek protokoler dijalankan TNI. “Karena pada kenyataannya kan di lapangan bahwa pengelolaan saat ini kan protokolernya dilakukan oleh TNI, pengelolaan makamnya oleh Kementerian Sosial,” ucapnya.

Maka, untuk menyederhanakan pengelolaan, diambil langkah integrasi di bawah Kemhan. Harapannya pengelolaan TMPN menjadi lebih sederhana dan efektif.

“Itu biar lebih terintegrasi menjadi satu paket adalah tadi, lebih simplifikasi sehingga nantinya pengelolaannya bisa menjadi lebih terintegrasi,” tuturnya.

Sri Yanto menambahkan, pengelolaan TMPN ke depan juga akan dikaitkan dengan program bela negara dan edukasi kepahlawanan bagi masyarakat.

“Jadi intinya kita ingin membikin TMP, Taman Makam Pahlawan itu bukan sesuatu yang menakutkan tetapi sesuatu yang membanggakan,” katanya.

Ia menyebut salah satu langkah yang akan dilakukan adalah revitalisasi TMPN serta penyediaan fasilitas edukasi.

“Merevitalisasi Taman Makam Pahlawan, kemudian memberikan site-site yang nanti bisa digunakan untuk pembelajaran,” ujarnya.

Adapun proses pengalihan masih menunggu Revisi Undang-Undang yang saat ini tengah dibahas. Untuk sementara, pengelolaan dilakukan secara bersama melalui nota kesepahaman (MoU) antara Kemhan dan Kemensos. “Belum dialihkan penuh, tapi pengelolaan bersama sampai nanti dasar hukumnya jelas baru nanti akan dialihkan secara penuh,” terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.