Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pencari Surat Sehat Jiwa di Bengkulu Melonjak Tajam, Ternyata Penyebabnya Kopdes Merah Putih

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 18:26 WIB | Oleh:
Pencari Surat Sehat Jiwa di Bengkulu Melonjak Tajam, Ternyata Penyebabnya Kopdes Merah Putih Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Sejumlah masyarakat saat mengurus SKKJ di RSKJ Soeprapto Bengkulu, Rabu (22/4).

KOTA BENGKULU - Permintaan surat keterangan kesehatan jiwa (SKKJ) di Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Bengkulu melonjak tajam menjelang penutupan pendaftaran manajer Koperasi Desa Merah Putih.

Hingga 22 April 2026, tercatat sekitar 350 warga mengurus SKKJ sebagai salah satu syarat administrasi, dengan 150 orang di antaranya telah menerima surat tersebut, sementara sisanya masih dalam proses.

“Kami mencatat hingga hari ini sudah ada ratusan pendaftar. Sebagian sudah mengambil SKKJ dan sisanya masih diproses. Kami targetkan seluruhnya selesai hari ini,” kata Kepala Pendaftaran Pasien Rekam Medis RSKJ Soeprapto Bengkulu Eko Arianto di Kota Bengkulu, Rabu (22/4).

Ia mengatakan lonjakan ini terjadi dalam beberapa hari terakhir seiring mendekatnya batas akhir pendaftaran pada 24 April 2026. Tingginya minat masyarakat tersebut berdampak pada peningkatan layanan pemeriksaan kesehatan jiwa, yang wajib dilalui setiap pemohon sebelum memperoleh SKKJ.

Kepala Ruangan Poli Psikiater RSKJ Soeprapto Bengkulu Sary Wydyartati mengatakan, setiap peserta harus mengikuti tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang terdiri dari 338 soal.

Jika hasil tes dinyatakan tidak valid, peserta akan diminta mengulang. Sementara yang lolos akan melanjutkan ke tahap wawancara dengan dokter psikiater untuk menentukan kelayakan memperoleh SKKJ.

“Seluruh proses membutuhkan waktu maksimal dua hari hingga surat diterbitkan,” kata dia.

Di sisi lain, Direktur Utama RSKJ Soeprapto Bengkulu Herry Permana memastikan biaya penerbitan SKKJ tetap sesuai ketentuan Peraturan Gubernur Bengkulu, yakni 290 ribu rupiah. Ia juga menegaskan pihaknya menjamin transparansi layanan dan mengimbau masyarakat melaporkan jika menemukan praktik pungutan liar.

Lonjakan pemohon ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Bengkulu untuk terlibat dalam Koperasi Desa Merah Putih, sekaligus meningkatkan kebutuhan layanan kesehatan jiwa sebagai bagian dari persyaratan administrasi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Sia Sio
Sia Sio
23 Apr 2026, 08:42 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.