Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hemat BBM, Lufthansa Pangkas 20 Ribu Penerbangan Jarak Pendek

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 23:12 WIB | Oleh:
Hemat BBM, Lufthansa Pangkas 20 Ribu Penerbangan Jarak Pendek Doc: AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV

BERLIN - Maskapai asal Jerman, Lufthansa, Selasa (21/4) mengatakan bahwa pihaknya akan membatalkan 20.000 penerbangan jarak pendek hingga Oktober lantaran harga avtur melonjak.

Lufthansa tersebut menyatakan langkah itu diperkirakan akan menghemat sekitar 40.000 ton bahan bakar setelah harga avtur naik dua kali lipat menyusul pecahnya perang di Iran.

Dalam sebuah pernyataan, Lufthansa mengatakan penyesuaian jadwal tersebut akan mengurangi jumlah "penerbangan jarak pendek yang tidak menguntungkan" di seluruh jaringan grup itu.

Perusahaan tersebut menambahkan bahwa gelombang pertama pembatalan, yang berdampak pada 120 penerbangan per hari, mulai berlaku pada Senin (20/4) dan akan tetap berlaku hingga akhir Mei.

Keputusan ini menyusul pengumuman Lufthansa pada 16 April lalu bahwa pihaknya akan menarik secara permanen 27 pesawat operasional dari unit Lufthansa CityLine mulai 18 April.

Maskapai itu menyebut gangguan akibat aksi mogok dan melonjaknya biaya bahan bakar di tengah ketegangan di Timur Tengah sebagai alasan, saat berupaya membatasi kerugian lebih lanjut di maskapai yang merugi tersebut.

Langkah-langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran di Eropa terkait risiko pasokan bahan bakar yang berkaitan dengan konflik di Timur Tengah. Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA) Fatih Birol memperingatkan pada Kamis (16/4) bahwa Eropa mungkin hanya memiliki persediaan bahan bakar jet untuk sekitar enam pekan jika gangguan pasokan saat ini terus berlanjut. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.