Data Mencurigakan Terdeteksi, USU Perketat Keamanan UTBK-SNBT 2026, Joki Jangan Harap Lolos
📅 Rabu, 22 Apr 2026, 03:25 WIB | Oleh: AlfredMEDAN - Universitas Sumatera Utara (USU) memperketat pengawasan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 guna mengantisipasi potensi kecurangan dan praktik perjokian. Rektor USU, Muryanto Amin, secara mendadak melakukan peninjauan acak di sejumlah lokasi ujian, termasuk Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Kedokteran Gigi, pada Selasa (21/4).
Langkah ini diambil setelah panitia mendeteksi adanya anomali data peserta, di mana sejumlah peserta dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Palembang memilih lokasi ujian di Medan tanpa alasan domisili yang jelas. Hal ini menjadi perhatian khusus tim penanggung jawab untuk memastikan integritas proses seleksi tetap terjaga.
"Kami langsung melakukan peninjauan secara acak di beberapa ruang ujian, di antaranya di Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi serta Fakultas Kedokteran Gigi. Selain memastikan kelancaran pelaksanaan ujian, langkah ini juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecurangan," kata Rektor USU Muryanto Amin saat melakukan peninjauan ke beberapa lokasi pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Medan, Selasa.
Rektor Muryanto Amin yang juga Wakil Ketua I Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Nasional itu, menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam seluruh proses seleksi.
"Kami melakukan peninjauan secara acak karena ada data-data anomali yang perlu kita konfirmasi untuk memastikan tidak terjadi kecurangan seperti tahun lalu, yaitu kasus perjokian. Jadi kita mengecek indikasi-indikasi tersebut. Anomalinya tadi dari data yang ada, peserta itu domisilinya dari luar Medan. Ada yang dari Jakarta, Palembang dan kota-kota lainnya, tapi kenapa memilih ujiannya malah di sini. Kita mau memastikan itu," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyebutkan pelaksanaan UTBK-SNBT USU 2026 berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026, dengan dua sesi ujian setiap hari, yakni sesi pagi pukul 06.45–10.30 WIB dan sesi siang pukul 13.00–16.45 WIB.
Secara keseluruhan, terdapat 19 sesi ujian di Medan (kampus USU dan mitra), 19 sesi di Nias-Teluk Dalam, serta 20 sesi di Nias-Gunungsitoli.
Tahun ini, jumlah peserta UTBK-SNBT di USU mencapai 36.771 orang, yang mengikuti ujian di tiga wilayah utama, yakni Medan, Nias-Gunungsitoli, dan Nias-Teluk Dalam.
Sebaiknya Anda baca juga:
USU menyediakan kuota daya tampung SNBT 2026 sebanyak 3.008 kursi, terdiri atas 2.534 kursi untuk program sarjana, 274 kursi untuk sarjana terapan, dan 200 kursi untuk program diploma.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan UTBK, USU telah menyiapkan 92 ruang ujian.
Di kampus utama USU Medan, tersedia 16 lokasi dengan total 73 ruang ujian. Untuk lokasi mitra USU meliputi SMAN 1 Medan (lima ruang), Universitas Sari Mutiara (6), dan Universitas Medan Area Kampus 2 (4), serta di wilayah Nias, masing-masing disediakan dua ruang ujian di Gunungsitoli dan dua ruang di Teluk Dalam.
USU juga memastikan pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 yang inklusif dengan memfasilitasi peserta disabilitas.
“Di dalam pelaksanaan UTBK ini ada kebutuhan khusus yang kita fasilitasi, seperti peserta disabilitas, agar mereka punya kesempatan yang sama dengan peserta yang lain. Terdapat dua peserta tuna netra, tiga peserta tuna daksa, dua peserta tuna rungu, serta satu peserta tuna wicara yang mengikuti ujian di lokasi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan mereka," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!