Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Donald Trump Ancam Banyak Bom Meledak jika Gencatan Senjata Berakhir

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 05:47 WIB | Oleh:
Donald Trump Ancam Banyak Bom Meledak jika Gencatan Senjata Berakhir Doc: antara foto
Ket. Presiden AS Donald Trump

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengancam akan meledakkan “banyak bom” jika gencatan senjata dengan Iran berakhir.

Pada Minggu (19/4), Trump mengatakan delegasi AS sedang menuju Islamabad, Pakistan, untuk putaran kedua negosiasi dengan Iran—setelah putaran pertama perundingan pada 11-12 April lalu gagal menghasilkan kesepakatan.

Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz menyatakan negosiasi AS-Iran akan dilanjutkan dalam 24 jam ke depan. Ia menambahkan bahwa perjanjian gencatan senjata dengan Iran, yang berakhir pada 22 April, mungkin diperpanjang.

"Banyak bom akan mulai meledak," kata Trump kepada PBS News, Senin (20/4), ketika ditanya tentang kemungkinan tersebut.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, termasuk di Teheran, hingga menyebabkan kerusakan dan jatuhnya korban sipil. Iran menanggapi dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu.

Menyusul gagalnya negosiasi pertama pada 12 April di Islamabad, Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran, guna memaksa Teheran kembali ke meja perundingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Viral Turun Salju di Ciwidey? Begini Penjelasan BMKG

45 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Viral Turun Salju di Ciwide...
Ekonomi
Efek Ganda B50 Menggeliat, ...
B50 Resmi Jalan, Impor Solar RI Dipangkas 18 Juta Kiloliter

B50 Resmi Jalan, Impor Solar RI Dipangkas 18 Juta Kiloliter

12 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.