Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prancis Panggil Elon Musk terkait Penyelidikan Platform Medsos Miliknya X

📅 Senin, 20 Apr 2026, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prancis Panggil Elon Musk terkait Penyelidikan Platform Medsos Miliknya X Doc: AFP
Ket. Miliarder dan pemilik platform media sosial X, Elon Musk.

PARIS - Miliarder Elon Musk dipanggil untuk wawancara sukarela di Paris pada hari Senin (20/4) sebagai bagian dari penyelidikan yang dilakukan Prancis terhadap platform media sosial X. Masih belum jelas apakah dia akan hadir.

Pihak berwenang Prancis mengeluarkan surat panggilan kepada Musk pada bulan Februari sebagai bagian dari penyelidikan yang diluncurkan pada Januari 2025, terkait tuduhan bahwa algoritma X digunakan untuk ikut campur dalam politik Prancis.

Penyelidikan tersebut kemudian diperluas untuk mencakup investigasi terhadap penyebaran penyangkalan Holocaust dan deepfake seksual oleh chatbot AI milik X, Grok.

Pada awal Februari, jaksa Prancis menggeledah kantor X di Paris. Raksasa media sosial itu membantah melakukan kesalahan apa pun dan mengecamnya sebagai penggerebekan yang "bermotif politik" dan "tindakan peradilan yang sewenang-wenang".

Pada saat itu, jaksa Paris juga memanggil Musk dan CEO saat itu, Linda Yaccarino, untuk wawancara sukarela sebagai "manajer de facto dan de jure dari platform X pada saat kejadian". Musk  Menyebut langkah itu sebagai "serangan politik".

Yaccarino mengundurkan diri sebagai CEO X pada Juli tahun lalu setelah dua tahun memimpin perusahaan tersebut.

Pada bulan Februari, jaksa Paris Laure Beccuau mengatakan bahwa sejumlah karyawan X juga telah dipanggil untuk hadir antara tanggal 20 dan 24 April "untuk didengarkan sebagai saksi".

Namun, kehadiran atau ketidakhadiran mereka yang diundang untuk dimintai keterangan secara sukarela tidak akan menjadi "hambatan bagi kelanjutan penyelidikan," kata kantor kejaksaan Paris pada hari Sabtu.

Para pejabat belum memberikan rincian apa pun mengenai lokasi atau waktu wawancara Musk yang dijadwalkan.

Investigasi Prancis berfokus pada beberapa dugaan tindak pidana termasuk keterlibatan dalam kepemilikan materi pelecehan seksual anak dan penyangkalan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Pada bulan Juli, perusahaan media sosial tersebut mengatakan penyelidikan itu "bermotif politik".

Kekhawatiran Serius

Investigasi Prancis ini merupakan bagian dari reaksi internasional yang lebih luas terhadap Grok setelah terungkap bahwa pengguna dapat melakukan seksualisasi terhadap gambar perempuan dan anak-anak menggunakan perintah teks sederhana seperti "pakaikan dia bikini" atau "lepaskan pakaiannya".

Menurut Center for Countering Digital Hate (CCDH), sebuah organisasi pengawas nirlaba, pada akhir Januari, situs tersebut menghasilkan sekitar tiga juta gambar yang mengandung unsur seksual—sebagian besar perempuan, meskipun juga terdapat 23.000 gambar yang tampaknya menggambarkan anak-anak—dalam 11 hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.