Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengawasan Hewan Kurban Mulai Diintensifkan Barantin Jelang Idul Adha 2026

📅 Senin, 20 Apr 2026, 18:55 WIB | Oleh:
Pengawasan Hewan Kurban Mulai Diintensifkan Barantin Jelang Idul Adha 2026 Doc: ANTARA/HO-Barantin
Ket. Petugas Badan Karantina Indonesia (Barantin) melakukan pemeriksaan kesehatan pada hewan kurban di salah satu lokasi penampungan, menjelang Idul Adha 2026.

JAKARTA - Badan Karantina Indonesia (Barantin) mengintensifkan pengawasan lalu lintas hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 untuk mencegah penyebaran penyakit hewan dan menjaga keamanan pangan nasional.

Deputi Bidang Karantina Hewan Barantin Sriyanto mengatakan pengawasan dilakukan di seluruh satuan pelayanan karantina guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan bebas penyakit.

“Layanan karantina siaga selama 24/7 di seluruh UPT, terutama tempat pemasukan dan pengeluaran hewan kurban. Kami juga terus menyosialisasikan persyaratan kepada masyarakat dan pelaku usaha agar lonjakan lalu lintas tidak menimbulkan risiko kesehatan,” kata Sriyanto berdasarkan keterangannya di Jakarta, Senin (20/4).

Ia menjelaskan pengawasan mencakup pemeriksaan kesehatan, kelengkapan dokumen, serta disinfeksi alat angkut untuk mencegah penyebaran hama penyakit hewan karantina (HPHK), seperti penyakit mulut dan kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), antraks, dan brucellosis.

Menurut dia, petugas karantina disiagakan selama 24 jam setiap hari di seluruh unit pelaksana teknis (UPT), khususnya di pintu pemasukan dan pengeluaran ternak antarwilayah.

Sriyanto menambahkan pengawasan dilakukan melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.

Ia mengimbau masyarakat memastikan kesehatan hewan kurban serta tidak membeli ternak tanpa dokumen resmi guna mencegah risiko penularan penyakit.

“Hewan yang tidak melalui tindakan karantina berisiko menularkan penyakit dan merugikan peternak lain. Mari bersama menjaga Indonesia dari ancaman hama penyakit hewan karantina dengan tertib lapor karantina,” ucapnya.

Berdasarkan data sistem sertifikasi karantina Best Trust, lalu lintas hewan kurban pada periode Januari–Juni 2025 tercatat sebanyak 475.284 ekor, didominasi sapi sebanyak 271.037 ekor dan kambing 192.956 ekor.

Pada Mei 2025, jumlah lalu lintas hewan kurban mencapai puncaknya sebanyak 190.545 ekor atau meningkat sekitar 135 persen dibandingkan April.

Sementara itu, pada periode yang sama tahun 2026, lalu lintas hewan kurban hingga 16 April telah mencapai 218.208 ekor atau sekitar 52,91 persen, dengan tren peningkatan setiap bulan dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Tindakan Karantina Hewan Barantin Cicik Sri Sukarsih mengatakan peningkatan lalu lintas tersebut diantisipasi melalui penerapan biosekuriti secara ketat.

“Kami mencatat lalu lintas periode Januari–Maret yang didominasi dari Lampung, NTB, Bali, dan NTT ke Pulau Jawa dan Kalimantan naik hingga 13,75 persen dibanding tahun lalu. Semua kami periksa melalui sistem Best Trust agar proses sertifikasi tetap cepat tanpa mengabaikan aspek keamanan hayati,” ujar Cicik.

Ia menambahkan langkah biosekuriti dilakukan melalui disinfeksi alat angkut di daerah asal maupun tujuan guna menekan risiko penyebaran penyakit hewan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kementan akan Kurangi Jumlah Impor Domba dan Kambing

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kementan akan Kurangi Jumla...
Luar Negeri
New Zealand Dilanda Tren Ke...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.