Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menlu Ukraina Harap Turki Selenggarakan Pertemuan Putin dan Zelenskyy Bersama Donald Trump

📅 Senin, 20 Apr 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Menlu Ukraina Harap Turki Selenggarakan Pertemuan Putin dan Zelenskyy Bersama Donald Trump Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi Ukraina.

MOSKOW - Pemerintah Ukraina secara resmi menyatakan kesiapannya untuk melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan pihak Rusia guna membahas penyelesaian konflik yang telah berlangsung lama. Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, mengungkapkan harapan besar agar Turki bersedia menjadi tuan rumah dalam pertemuan yang mempertemukan Presiden Volodymyr Zelenskyy dengan Presiden Vladimir Putin.

Menariknya, Ukraina juga mengusulkan kehadiran Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai mediator kunci dalam dialog yang diproyeksikan menjadi titik balik diplomasi global tahun ini.

"Kami telah menghubungi Turki untuk mempertimbangkan penyelenggaraan pertemuan Zelenskyy dan Putin, dengan kemungkinan dihadiri Presiden Erdogan dan Presiden Trump. Kami siap untuk pertemuan tersebut," kata Sybiha dalam wawancara dengan Kantor Berita Ukrinform, Minggu.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan mengatakan pihaknya siap menyelenggarakan pertemuan untuk negosiasi tentang Ukraina, baik di tingkat teknis maupun di tingkat tertinggi.

"Dalam kontak antara presiden kami dan Bapak Putin serta Zelenskyy, yang terhormat, kesediaan Turki untuk menyelenggarakan pembicaraan termasuk di tingkat tertinggi telah disampaikan. Namun, situasi di sini tidak hanya bergantung pada keinginan kami, tetapi juga pada kemauan semua pihak yang terlibat," kata Fidan dalam konferensi pers.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, pada 15 Maret lalu, mengatakan bahwa pembicaraan tentang Ukraina telah ditangguhkan karena Amerika Serikat sedang fokus pada isu-isu lain. Peskov mencatat bahwa Rusia sedang menunggu pembicaraan terbaru, meskipun waktu dan lokasinya belum ditentukan.

Sejak awal tahun, delegasi Rusia dan Ukraina, dengan keikutsertaan Amerika Serikat, telah menggelar tiga kali pembicaraan. Terakhir, pembicaraan itu berlangsung di Jenewa pada 17-18 Februari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Megapolitan
PLN Bawa Edukasi Kelistrika...

Aparataur Negara Harus Memberi Teladan yang Baik

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Aparataur Negara Harus Memb...

Galungan Berpotensi Meningkatkan Inflasi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Galungan Berpotensi Meningk...

Hindari Konflik Sosial Malaku Terus Memperkuat Toleransi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Hindari Konflik Sosial Mala...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.