Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hilirisasi Kakao Jalan! Kemenperin Lepas Ekspor Perdana ke Prancis

📅 Senin, 20 Apr 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Hilirisasi Kakao Jalan! Kemenperin Lepas Ekspor Perdana ke Prancis Doc: istimewa
Ket. Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Merrijantij Punguan Pintaria (ketujuh dari kiri) meresmikan Pelepasan Ekspor Perdana Produk Olahan Kakao dan Cokelat ke Prancis PT Adore Rempah Indonesia

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya dalam peningkatan daya saing hilirisasi industri agro nasional di kancah global. Komitmen ini dibuktikan melalui upaya peningkatan ekspor produk kakao dan cokelat nasional melalui pelepasan ekspor perdana produk olahan kakao dan cokelat ke Prancis yang berlangsung pada beberapa waktu lalu.

“Pelepasan ekspor perdana ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar produk kakao dan cokelat Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa industri pengolahan dalam negeri mampu menghasilkan produk bernilai tambah dan berdaya saing tinggi di pasar global,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin (20/4).

Pelepasan ekspor perdana produk olahan kakao dan cokelat ke Prancis tersebut dilakukan oleh PT Adore Rempah Indonesia (Adore) pada Sabtu, 18 April 2026. Ekspor ini menjadi momentum penting dalam memperkuat penetrasi produk olahan pangan Indonesia ke pasar Eropa, sekaligus mencerminkan meningkatnya kapasitas industri dalam negeri dalam memenuhi standar mutu dan kebutuhan pasar internasional.

Menperin menyampaikan keberhasilan ekspor perdana ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri agro lainnya untuk terus meningkatkan kualitas produk, inovasi, serta memperluas jaringan pemasaran ke mancanegara. “Kami memacu semakin banyak industri nasional yang mampu menembus pasar ekspor melalui produk hilir bernilai tambah, sehingga memberikan kontribusi lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Sebelumnya, Adore telah berkomitmen sejak tahun 2022 untuk menghadirkan produk olahan agro-industri berkualitas tinggi dari Indonesia ke pasar global secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dalam tiga tahun terakhir, perusahaan ini telah menunjukkan kinerja yang positif dengan peningkatan skala usaha hampir dua kali lipat pada tahun 2023 dan kembali tumbuh dua kali lipat pada tahun 2024. Bahkan, dalam dua bulan pertama tahun 2025, capaian pendapatan perusahaan telah melampaui total pendapatan sepanjang tahun sebelumnya. Setelah sebelumnya berfokus pada vanili, pada 2025 Adore mulai mengembangkan unit pengolahan kakao.

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Merrijantij Punguan Pintaria, menyampaikan bahwa ekspor perdana olahan kakao ini merupakan wujud nyata dari penguatan hilirisasi industri kakao nasional. “Ekspor cocoa butter dan white chocolate ke pasar Prancis ini menunjukkan bahwa industri pengolahan kakao Indonesia semakin mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi dan berdaya saing global. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memacu hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Merriantij menyampaikan bahwa penguatan hilirisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan ekspor, tetapi juga memberikan efek berganda bagi sektor hulu, khususnya petani kakao. “Kami terus mendorong keterpaduan antara sektor hulu dan hilir agar tercipta rantai pasok yang berkelanjutan, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas, termasuk peningkatan kesejahteraan petani kakao,” katanya.

Pelepasan ekspor ini mencerminkan semakin kuatnya kapasitas industri pengolahan kakao nasional dalam menghasilkan produk bernilai tambah tinggi yang mampu bersaing di pasar internasional, khususnya Eropa. Dengan mengusung tagline “from local cacao farmers to the chef’s choice”, Adore berperan dalam menghubungkan petani kakao lokal dengan kebutuhan pasar global, khususnya para profesional kuliner dan pastry chef.

Kemenperin berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi pelaku industri lainnya untuk terus meningkatkan kualitas produk, inovasi, serta penetrasi pasar ekspor. Pemerintah juga akan terus memberikan dukungan melalui kebijakan, fasilitasi, dan penguatan ekosistem industri guna mendorong pertumbuhan ekspor produk olahan kakao dan cokelat Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.