Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Batam Naikkan Insentif Kader Posyandu

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 16:19 WIB | Oleh:
Pemkot Batam Naikkan Insentif Kader Posyandu Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Batam
Ket. Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra dengan para penerima bantuan sosial lansia di Kota Batam, Kepri.

BATAM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menaikkan insentif bagi kader pos pelayanan terpadu (posyandu) serta bantuan sosial (bansos) untuk lanjut usia (lansia) pada 2026 untuk 8.118 penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Batam Zulkifli Aman menyampaikan insentif kader posyandu kini naik dari Rp400 ribu menjadi Rp500 ribu per bulan dan bansos lansia meningkat dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per bulan.

“Ada peningkatan dari tahun 2025 dan penyesuaian ini dilakukan untuk mengimbangi inflasi serta meningkatkan kesejahteraan para kader dan lansia,” ujarnya saat dihubungi di Batam, Ahad.

Ia menjelaskan total kader posyandu yang menerima insentif mencapai 3.990 orang yang tersebar di 570 posyandu. Selain itu terdapat 128 kader Kelurahan Siaga Tuberkulosis, sehingga total keseluruhan kader mencapai 4.118 orang.

Menurut Zulkifli, peran posyandu saat ini semakin luas seiring penerapan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Posyandu kini mencakup enam urusan, mulai dari pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, hingga bidang sosial jadi tanggung jawab mereka juga lebih banyak,” kata dia.

Sementara itu untuk bansos lansia, Pemkot Batam mengalokasikan anggaran bagi 4.000 penerima pada 2026. Dengan penerima kader, total penerima pada 2026 ditargetkan mencapai 8.118 orang.

Hingga Maret, Zulkifli mengatakan sebanyak 1.618 lansia telah menerima bantuan, sementara sisanya masih dalam proses verifikasi yang merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Untuk sekarang baru 1.618 yang sudah menerima. Jika ada yang baru terverifikasi di bulan berikutnya, mereka tetap akan menerima bantuan penuh selama 12 bulan sesuai alokasi anggaran,” katanya.

Ia mengatakan kebijakan tersebut untuk memberikan rasa aman bagi lansia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kami ingin para lansia merasa tenang dan tidak lagi khawatir terhadap kebutuhan hidup mereka,” ujarnya.

Penyaluran bansos secara keseluruhan telah berjalan, kata dia, secara simbolis dilakukan oleh wali kota dan wakil wali kota di beberapa wilayah, seperti Sagulung, Bengkong, Nongsa, dan Belakangpadang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

22 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.