Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyak Mentah Anjlok Setelah Iran Umumkan Selat Hormuz 'Terbuka' Selama Gencatan Senjata

📅 Sabtu, 18 Apr 2026, 15:02 WIB | Oleh:
Harga Minyak Mentah Anjlok Setelah Iran Umumkan Selat Hormuz 'Terbuka' Selama Gencatan Senjata Doc: 24newshd.tv
Ket. Ilustrasi minyak mentah

Harga minyak anjlok setelah Iran mengatakan Selat Hormuz akan "sepenuhnya terbuka" untuk kapal komersial selama sisa masa gencatan senjata dalam perang AS-Israel dengan Iran.

Mengutip laporan BBC, harga satu barel minyak mentah Brent turun menjadi $88 per barel setelah pengumuman tersebut, setelah sebelumnya berada di atas $98 pada hari Jumat (17/4).

Selat Hormuz adalah jalur air sempit di selatan Iran yang biasanya dilalui oleh seperlima dari minyak dan gas alam cair dunia.

Presiden AS Donald Trump menyambut baik pernyataan Iran, tetapi kelompok-kelompok maritim masih memverifikasinya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan: "Jalur pelayaran untuk semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata."

Pasar global menguat setelah pengumuman tersebut, dengan indeks S&P 500 yang berisi perusahaan-perusahaan terbesar yang terdaftar di AS ditutup naik 1,2%. Indeks CAC di Paris dan DAX di Frankfurt sama-sama mengakhiri hari dengan kenaikan sekitar 2%, sementara FTSE 100 London ditutup naik 0,7%.

Selat Hormuz secara efektif telah ditutup oleh Iran sejak AS dan Israel melancarkan serangan militer di negara itu pada akhir Februari.

Lalu lintas kapal tanker melalui jalur air tersebut melambat drastis, mengurangi jumlah minyak dan gas yang tersedia di pasar global secara signifikan dan menyebabkan harga melonjak.

Sebelum konflik, harga minyak mentah Brent diperdagangkan di bawah $70 per barel. Harganya naik di atas $100 sebelum mencapai puncaknya lebih dari $119 per barel pada bulan Maret. Kemudian pada hari Jumat, harganya naik kembali menjadi $92.

Meskipun Iran mengatakan Selat Hormuz "sepenuhnya terbuka" dan Trump telah menyatakan apresiasinya, badan pelayaran internasional BIMCO telah menyatakan keprihatinan, dalam saran kepada para operator, tentang risiko yang masih ada.

"Status ancaman ranjau dalam skema pemisahan lalu lintas tidak jelas dan BIMCO percaya perusahaan pelayaran harus mempertimbangkan untuk menghindari area tersebut,” kata Jakob Larsen, kepala petugas keselamatan dan keamanan BIMCO.

"Ini berarti bahwa Skema Pemisahan Lalu Lintas belum dinyatakan aman untuk lalu lintas pada saat ini," katanya.

Sementara itu, kepala Organisasi Maritim Internasional (IMO) sedang berupaya memahami detail di balik komitmen Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, dan pelacakan menunjukkan pergerakan kapal yang minimal.

"Saat ini kami sedang memverifikasi pengumuman terbaru terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, dalam hal kepatuhannya terhadap kebebasan navigasi untuk semua kapal dagang dan jalur pelayaran yang aman menggunakan skema pemisahan lalu lintas yang ditetapkan IMO," kata Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, di media sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Luar Negeri
Brasil Protes Tarif Dagang ...
Luar Negeri
Uni Eropa Blokir Total Impo...
Advertisement
Menteri Pertanian Puji SGC yang Sudah Banyak Berbuat untuk Negara.

Menteri Pertanian Puji SGC yang Sudah Banyak Berbuat untuk Negara.

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.