UI Gandeng Papuan Selatan, Kolaborasi Percepatan Pembangunan Daerah Termuda
📅 Jumat, 17 Apr 2026, 15:30 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasDEPOK - Universitas Indonesia (UI) menerima kunjungan kehormatan dari GubernurPapua Selatan, Prof. Apolo Safanpo, pada Kamis (16/4) di Gedung Pusat Administrasi, Kampus UI Depok. Agenda utama pertemuan ini adalah penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (NKB) antara UI dan Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengenai penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian masyarakat.
Kesepakatan ini membuka jalan bagi UI untuk melaksanakan program tridarma secara berkelanjutan di Papua Selatan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagipembangunan daerah termuda di Indonesia. Untuk ini, Wakil Rektor UI Bidang Akademik, Prof. Mahmud Sudibandriyo menegaskankomitmen UI dalam mendukung percepatan pembangunan Papua Selatan.
“Sebagai kampus terbaikdi tanah air, UI ingin mengembangkan kemitraan berkelanjutan dengan Papua Selatan, memastikandampak nyata dari realisasi tridarma perguruan tinggi dapat dirasakan oleh masyarakat Papua Selatan, sebagai provinsi termuda di Indonesia yang sangat memerlukan kolaborasi dengan mitralintas sektor untuk akselerasi pembangunannya,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Sementara itu, Gubernur Papua Selatan, Prof. Apolo Safanpo, yang didampingi jajaran pemerintahprovinsi, menyampaikan apresiasi atas sambutan UI dan menekankan pentingnya kolaborasipendidikan untuk mendukung pembangunan daerahnya. “Kami berharap UI dapat membantupercepatan pembangunan di Papua Selatan, baik dalam hal peningkatan kualitas pendidikan tinggi, maupun dalam hal penanganan masalah pembangunan daerah mulai dari infrastruktur, kesehatan, hingga perekonomian,” ungkapnya.
Kolaborasi ini berakar dari pengalaman UI mengirimkan Tim Ekspedisi Patriot ke Papua Selatan pada 2025. Tim yang dikepalai oleh Guru Besar UI, Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc. tersebut berkontribusi dalam menangani persoalan infrastruktur, kesehatan, dan ekonomi masyarakatsetempat. Gubernur Apolo memuji kiprah tim ekspedisi yang dinilai berdampak nyata bagi wargaPapua Selatan. Selain itu, UI melalui Papua Center (PACE) yang didirikan pada 2012, telah lama berkomitmen memajukan pendidikan dan kebudayaan Papua melalui program pertukaranmahasiswa, penelitian etnografi, publikasi ilmiah, hingga pengembangan kapasitas akademik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Direktur Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial UI, Dr. L.G. Saraswati Putri, S.S., M.Hum., menambahkan bahwa UI ingin melanjutkan kontribusi yang telah dimulai, termasuk dalampelaksanaan Festival Kalimaro yang telah digelar bersama masyarakat Papua Selatan pada 2025. Lebih lanjut, UI berencana membentuk tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai komitmenkeberlanjutan dari Tim Ekspedisi Patriot, yang mengirimkan lebih banyak lagi peneliti dan mahasiswa UI untuk berkontribusi nyata membangun Papua Selatan.
“Manfaat paling bernilai dari kolaborasi ini adalah persaudaraan yang terbina antara UI denganpemerintah, kampus-kampus, dan masyarakat Papua Selatan. Meskipun kemitraan ini menempatkanUI sebagai institusi yang membantu, saya pribadi melihat Papua Selatan sebagai permata yang memberi inspirasi bagi sivitas UI untuk senantiasa berdampak nyata dan membina hubungan yang lebih erat dengan seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.
Sebagai tambahan informasi, Provinsi Papua Selatan, dengan ibu kota Merauke, merupakan salah satu provinsi termuda sekaligus berpenduduk paling sedikit di Indonesia, dengan 574.154 jiwa. Provinsi ini terbagi ke dalam empat kabupaten, yakni Merauke, Mappi, Boven Digoel, dan Asmat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penandatanganan NKB ini menegaskan bahwa kolaborasi antara UI dan Papua Selatan bukansekadar simbolis, melainkan wujud nyata dari komitmen UI sebagai universitas unggul yang berdampak nyata hingga ke daerah terujung Indonesia. Dengan kesepakatan ini, UI berharap dapatmenghadirkan perubahan positif bagi masyarakat Papua Selatan, sekaligus memperkuat peranperguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!