Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemdiktisaintek Tegaskan Nol Toleransi terhadap Kekerasan di Kampus

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 17:55 WIB | Oleh:
Kemdiktisaintek Tegaskan Nol Toleransi terhadap Kekerasan di Kampus Doc: Humas Kemendiktisainstek
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisainstek) Brian Yuliarto

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisainstek) berkomitmen untuk menciptakan kampus aman dan bebas kekerasan melalui sinergi lintas institusi. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisainstek) Brian Yuliarto, menyatakan pihaknya memberi perhatian serius terhadap kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi.

“Kami sangat menaruh perhatian besar pada isu tersebut. Kami mendengar kegelisahan publik dan menyikapi ini dengan sangat serius,” kata Brian Yuliarto dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (17/4).

Ia menegaskan, koordinasi langsung dengan pimpinan kampus telah dilakukan sejak kasus mencuat. Langkah ini dilakukan guna memastikan penanganan berjalan tepat dan berkeadilan.

“Kami ingin memastikan langkah yang diambil pihak kampus benar-benar tepat. Penyelesaian kasus ini tidak akan berhenti di tengah jalan,” ucap Brian.

Dalam pertemuan tersebut, penguatan peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di perguruan tinggi juga menjadi sorotan utama. Satgas dinilai memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan hingga penanganan kasus.

Brian menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun sistem pencegahan kekerasan yang efektif di lingkungan pendidikan tinggi. “Kampus harus menjadi ruang aman dan tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan di kampus,” ucap Brian.

Kemdiktisaintek akan memperkuat koordinasi nasional antarperguruan tinggi guna menyamakan persepsi dan berbagi praktik baik penanganan kekerasan kasus tersebut. Pemerintah juga membuka berbagai kanal pelaporan bagi sivitas akademika dan masyarakat agar setiap kasus dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

Sementara, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menekankan pentingnya edukasi publik terkait bentuk-bentuk kekerasan seksual. Menurutnya, masih terdapat persepsi keliru di masyarakat yang menganggap kekerasan sebagai hal wajar, sehingga perlu upaya edukasi berkelanjutan.

“Kita harus terus mengedukasi masyarakat tentang kekerasan seksual. Hal ini dilakukan untuk tidak lagi dianggap wajar oleh sebagian masyarakat,” kata Arifah Fauzi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.