Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hadapi Dunia Tak Pasti, Bappenas Dorong Perencanaan Pembangunan Lebih Sistematis

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 10:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hadapi Dunia Tak Pasti, Bappenas Dorong Perencanaan Pembangunan Lebih Sistematis Doc: ANTARA/ HO-Hutama Karya
Ket. Dokumentasi - Pembangunan ruas jalan ton Sibanceh.

JAKARTA – Pentingnya perencanaan pembangunan yang sistematis semakin mengemuka di tengah dinamika global yang kian tidak pasti, mulai dari gejolak geopolitik, disrupsi rantai pasok, hingga perubahan iklim.

Tanpa kerangka perencanaan yang terstruktur, respons kebijakan cenderung reaktif dan berisiko tidak tepat sasaran. Perencanaan yang baik memungkinkan pemerintah memetakan prioritas, mengalokasikan sumber daya secara efisien, serta mengantisipasi berbagai skenario risiko yang mungkin terjadi.

Lebih jauh, pendekatan sistematis juga memperkuat konsistensi antar kebijakan lintas sektor, sehingga pembangunan tidak berjalan parsial atau tumpang tindih.

Dalam konteks global yang saling terhubung, ketahanan ekonomi nasional sangat bergantung pada kemampuan merespons perubahan secara terukur dan berbasis data.

Oleh karena itu, perencanaan pembangunan tidak lagi sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang sistematis, terukur, dan terintegrasi dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (17/4), menurut dia, kondisi global saat ini menunjukkan tensi perdagangan yang meningkat, kompetisi antarnegara semakin tajam, bahkan cenderung menuju konflik. Dalam dinamika ini, teknologi kecerdasan seperti kecerdasan artifisial menjadi alat penentu persaingan antar negara.

“Di tengah dunia yang saat ini berubah begitu cepat, kita masih diberikan kesempatan untuk berhenti sejenak, duduk bersama, dan memikirkan arah ke depan. Dalam ketidakpastian seperti sekarang ini, forum seperti Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) menjadi semakin penting, karena rantai pasok global yang dulu kita anggap stabil, hari ini menjadi rapuh,” katanya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) Jawa Barat.

Selain tantangan global, Wamen PPN juga menyoroti tantangan domestik, termasuk produktivitas yang perlu ditingkatkan, struktur ekonomi yang perlu diperkuat, serta adopsi teknologi yang belum merata.

“Dalam situasi seperti ini, kita tidak punya ruang untuk berjalan biasa-biasa saja. Kita membutuhkan lompatan. Namun, lompatan hanya bisa terjadi jika kita memiliki arah yang jelas dan langkah yang selaras,” kata Febrian.

Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, pertumbuhan ekonomi nasional ditargetkan tumbuh pada kisaran 6,3 ke 7,5 persen, sebagai bagian dari langkah menuju target 8 persen. Jawa Barat dinilai berperan strategis sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar dengan kontribusi ekonomi yang signifikan terhadap nasional.

Wakil Kepala Bappenas menegaskan urgensi kesiapan dalam menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian.

“Di tengah dunia yang semakin tidak pasti, yang membedakan bukan siapa yang paling besar, tetapi siapa yang paling siap. Kesiapan itu lahir dari perencanaan yang kuat, data yang terpercaya, dan kerja sama yang solid,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Warga Pasuruan Rayakan Sema...
Megapolitan
Edukasi Program Tunggu Anak...

LRT Jakarta Fase 1B Hampir Rampung

3 jam lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
LRT Jakarta Fase 1B Hampir ...
Megapolitan
Jembatan Penyeberangan Oran...
Daerah
Dugaan Ledakan di KMP Aceh ...

Limbah Pabrik Cemari Setu di Depok

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Limbah Pabrik Cemari Setu d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.