Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Ambon Perketat Pengawasan Gawai Remaja untuk Cegah Radikalisme di Ruang Digital.

8 Sabtu, 11 Jul 2026, 06:27 WIB | Oleh:
Pemkot Ambon Perketat Pengawasan Gawai Remaja untuk Cegah Radikalisme di Ruang Digital. Pemkot Ambon Perketat Pengawasan Gawai Remaja untuk Cegah Radikalisme di Ruang Digital. Doc: Antara Foto
Ket. Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena bersama Kepala Satgas Wilayah Maluku Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol I Wayan Sukarena.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memperkuat pengawasan penggunaan gawai di kalangan remaja untuk mencegah penyebaran radikalisme melalui ruang digital.

Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena di Ambon, Jumat (10/7), mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas rekomendasi Satgas Wilayah Maluku Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri untuk meningkatkan perlindungan generasi muda dari paparan konten negatif di ruang digital.

"Pengawasan terhadap penggunaan gawai di kalangan remaja menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun konten yang mengandung paham radikal sejak dini," katanya.

Menurut Bodewin, Pemkot Ambon akan menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendidikan, serta jajaran camat dan lurah menyusun program pengawasan digital yang terintegrasi.

Program tersebut akan diperkuat melalui edukasi di sekolah agar pelajar mampu memanfaatkan teknologi informasi secara bijak, meningkatkan literasi digital, serta tidak mudah terpengaruh hoaks maupun konten yang mengandung paham radikal.

Sementara itu, Kepala Satgas Wilayah Maluku Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol I Wayan Sukarena mengatakan pencegahan radikalisme tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat keamanan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah dan masyarakat.

Menurut dia, Densus 88 selama ini telah melakukan berbagai upaya pencegahan di Kota Ambon. Namun, langkah tersebut perlu diperkuat melalui sosialisasi yang menyasar kelompok rentan, terutama remaja dan pelajar.

"Salah satu perhatian utama dalam pertemuan itu ialah tingginya risiko penyebaran paham radikal melalui ruang digital. Karena itu, Densus 88 mendorong Pemkot Ambon meningkatkan edukasi mengenai penggunaan gawai secara bijak bagi generasi muda," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.